Kami telah menandatangani nota kesepahaman antara Kementerian Kesehatan RI diwakili Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Kandangan,  (Antaranews Kalsel) - Tim Nusantara Sehat bakal menyasar peningkatan kesehatan di wilayah Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Bupati Hulu Sungai Selatan Achmad Fikry di Kandangan, Rabu mengatakan, pihaknya sangat mendukung penempatan tim Nusantara Sehat di daerahnya, sebagai upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan warga daerah terpencil.

Menurut Fikry, di Provinsi Kalimantan Selatan, penugasan tim Nusantara Sehat cuma ada di dua kabupaten, yaitu Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Kabupaten Tanal Laut.

Penempatan didahului dengan pengusulan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dan ditindaklanjuti dengan survei dan penilaian oleh tim Kementerian Kesehatan terhadap Puskesmas yang diusulkan sesuai dengan kriteria program Nusantara Sehat.

Tim Nusantara Sehat yang ditempatkan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan sebanyak lima orang yang terdiri dari 1 dokter, 1 dokter gigi, 2 bidan, dan 1 SKM, yang akan bertugas selama dua tahun di Kecamatan Loksado.

Program tersebut, tambah Bupati, dalam rangka mendukung komitmen Program Nusantara Sehat Periode tahun 2016-2018.

"Kami telah menandatangani nota kesepahaman antara Kementerian Kesehatan RI diwakili Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr Untung Suseno Sutardjo dengan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan," katanya.

Kegiatan tersebut, dihadiri langsung oleh Bupati Hulu Sungai Selatan Drs H Achmad Fikry. Nota kesepahaman terkait dengan penyelenggaraan penugasan khusus tenaga kesehatan berbasis Tim (team based) dalam mendukung program Nusantara Sehat periode 2016�2018.

Program Nusantara Sehat merupakan program pendayagunaan khusus tenaga kesehatan berbasis tim dalam kurun waktu tertentu, dengan jumlah dan jenis tertentu guna meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan pada fasilitas pelayanan kesehatan di daerah tertinggal, perbatasan dan kepulauan dan daerah bermasalah kesehatan dengan dasar hukum Permenkes No 23 Tahun 2015.

Program ini diharapkan dapat bersinergi dengan fungsi Puskesmas sebagai pusat penyelenggaraan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM), tingkat pertama dan penyelenggaraan Upaya Kesehatan perorangan (UKP) tingkat pertama.

Menjaring tenaga kesehatan yang berkualitas dan berkompeten, rekrutmen dan seleksi Tim Nusantara Sehat telah dilaksanakan oleh Kemenkes RI melalui pendaftaran online di www.nusantarasehat.kemkes.go.id pada bulan Januari tahun 2016

Ketentuan tim nusantara sehat diharuskan, bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan primer, bertugas di Daerah Tertinggal, perbatasan dan kepulauan (DTPK), bekerja secara tim, masuk dalam sistem pelayanan kesehatan di Puskesmas.

Selain itu, berfungsi sebagai pendukung dan pemberi layanan kesehatan, penguatan program tim Nusantara Sehat, yang diharapkan dapat melakukan managemen Puskesmas serta melakukan penguatan program kesehatan di Puskesmas.

Peningkatan kualitas tenaga kesehatan Tim Nusantara Sehat yang akan ditempatkan, dilakukan pembekalan prapenugasan yg terdiri dari materi bela negara (TNI) , materi medis (RS dan puskesmas), materi non medis (organisasi / lembaga sesuai dengan kebutuhan materi ) kebijakan program-program Kesehatan.

Pembekalan dilaksanakan selam 35 hari dimana saat ini sedang berlangsung di Pusat Pendidikan Kesehatan (Pusdikkes )TNI AD di Jakarta yang akan berakhir pada 24 Mei 2016, Tim Nusantara Sehat ini diperkirakan akan mulai bertugas pada awal Juni 2016.

Pewarta: Fathurrahman
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026