Terletak di kawasan segitiga emas, antara Bandara Internasional Syamsudin Noor dan Pelabuhan Trisakti sehingga memudahkan industri pertambangan dan migas untuk dilayaniBanjarbaru (ANTARA) - PT Cipta Krida Bahari (CKB Group) berkomitmen mendukung ekosistem rantai pasok dalam industri energi di Kalimantan Selatan melalui pengoperasian fasilitas pergudangan dan perkantoran baru seluas lebih dari 23 ribu meter persegi di Jalan Ahmad Yani Km 22, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru.
"Terletak di kawasan segitiga emas, antara Bandara Internasional Syamsudin Noor dan Pelabuhan Trisakti sehingga memudahkan industri pertambangan dan migas untuk dilayani," kata Iman Sjafei selaku Chief Executive Officer PT CKB Group di Banjarbaru, Kamis.
Dijelaskan dia, pengembangan pusat kegiatan logistik CKB di Banjarmasin merupakan salah satu prioritas bisnis CKB Group.
Anak usaha dari PT ABM Investama Tbk (ABMM) ini menilai Banjarmasin merupakan pusat kendali dari banyak sektor usaha strategis yang berdampak secara nasional.
Iman menyebut Banjarmasin merupakan pusat bisnis, terlihat dari pendapatan per kapita yang disumbang oleh banyak industri di Kalimantan Selatan, terutama dari sektor energi.
Hal ini menciptakan efek domino untuk sektor lain turut berkembang dan menciptakan lebih banyak peluang dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi wilayah.
Berbekal pengalaman lebih dari 25 tahun berkecimpung di sektor logistik nasional, CKB Group senantiasa berupaya untuk berinovasi dalam menjalankan bisnisnya.
Presiden Direktur PT ABM Investama Tbk, Achmad Ananda Djajanegara turut menyampaikan pembangunan fasilitas pergudangan dan pusat kegiatan logistik di Banjarmasin merupakan bukti konkret CKB Group terhadap program pemerintah dalam mempercepat pemulihan ekonomi nasional.
Ekspansi itu diharapkan dapat mempermudah pelaku bisnis dalam memenuhi kebutuhan logistik, serta membangun sinergi antara seluruh pemangku kepentingan serta wujud komitmen dalam meningkatkan pelayanan logistik di Indonesia, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pemulihan ekonomi nasional.
Pewarta: FirmanEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026