Kami selain melakukan penindakan hukum juga memberikan penyuluhan agar masyarakat tahu apa itu Narkoba dan bahaya apa yang ditimbulkan bila mengkonsumsinyaBanjarmasin (Antaranews Kalsel) - Satuan Reserse Narkoba Polresta Banjarmasin, melakukan pencegahan terhadap penyalahgunaan Narkoba dengan terus memberikan penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya Narkoba di kota setempat.
"Kami selain melakukan penindakan hukum juga memberikan penyuluhan agar masyarakat tahu apa itu Narkoba dan bahaya apa yang ditimbulkan bila mengkonsumsinya," kata Kasat Narkoba Polresta Banjarmasin Kompol Awilzan Sik di Banjarmasin, Selasa.
Ia juga mengatakan, dengan penyuluhan masyarakat bisa tahu dan bisa menghindarinya agar tidak terjerumus ke dalam lingkaran hitam barang laknat tersebut.
Penyuluhan tentang bahaya Narkoba itu tidak hanya dilakukan oleh Satuan Narkoba saja, tapi seluruh jajaran Polresta Banjarmasin.
"Polresta, Polsekta, Tim Penyuluhan, Bhabinkamtibmas, Satuan Narkoba, semua memberikan penyuluhan bahaya Narkoba kepada masyarakat," ucap pria lulusan Akpol angkatan 2003 itu.
Bukan itu saja, ada beberapa cara penyuluhan yang dilakukan pihaknya di antaranya langsung menyambangi rumah ke rumah, warung-warung tempat berkumpul masyarakat.
Selain itu pihak juga mendatangi sekolah mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga ke tingkat Universitas yang ada di kota setempat.
"Yang jelas kami akan terus melakukan penyuluhan di samping juga tetap melakukan penindakan hukum yang tegas terhadap para pelaku penyalahgunaan dan pengedar Narkoba," tutur pria yang pernah menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Batola, Kalsel.
Awilzan terus mengatakan, kebanyakan alasan para pelaku masuk kelingkaran hitam Narkoba karena tidak memiliki pekerjaan, tergiur keuntungan yang besar, dan ada juga karena bisa sekalian menikmat barang haram tersebut.
Pewarta: Gunawan WibisonoEditor : Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.