Taman rekreasi Pagat, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) sejak hari "H" Idul Fitri 1 Syawal 1432 Hijriah yang bertepatan 31 Agustus 2011, mulai ramai pengunjung.
Camat Batu Benawa, Mukarram ketika dihubungi di Pagat (173 kilometer utara Banjarmasin), Kamis, menerangkan pengunjung taman wisata alam tersebut mulai berdatangan sejak Rabu sore kemarin dan diantara mereka ada yang memasang tenda/kemah.
"Mereka yang memasang tenda itu, umumnya bukan warga daerah HST, tapi datang dari luar kabupaten, dan bahkan dari Banjarmasin, ibu kota Provinsi Kalsel," ungkapnya lewat telepon genggam.
Pengunjung dari ibu kota Kalsel itu, umumnya terdiri kaula muda yang ingin melihat keindahan panorama alam serta sejuknya hawa pegunungan dan menikmati gemercik air Kali Benawa.
"Untuk kenyamanan dan keamanan pengunjung taman rekreasi Pagat yang menyimpan legenda Raden Penganten (mirip ceritera rakyat Minang Sumatera Barat, Si Malin Kundang) itu, kami melakukan koordinasi dengan aparat terkait," tuturnya.
Sebagai contoh, untuk lalu lintas kendaraan bermotor roda empat diatur satu arah, terutama pada tempat/kawasan yang rawan terjadi kemacetan.
"Karena pengalaman lebaran Idul Fitri tahun-tahun sebelumnya, pengunjung taman rekreasi Pagat mulai sesak pada H+1 dan untuk lebaran tahun ini, puncak keramaian pengunjung pada H+3 dan H+4 (Sabtu & Minggu)," lanjutnya.
Guna lebih menyemarakan suasana taman rekreasi Pagat, panitia juga menyediakan hiburan rakyat berupa orkes, pada siang hari, demikian Mukarram.
Taman rekreasi Pagat terkenal sejak lama atau puluhan tahun silam, baik di seantero daerah hulu sungai atau "Banua Enam" Kalsel maupun di "Bumi Perjuangan Pangeran Antasari" Kalsel.
Keadaan serupa pada taman wisata alam Loksado (155 kilometer utara Banjarmasin) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Kalsel, seperti permandian air panas Tanuhi.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata HSS, Suriani ketika dihubungi, menyatakan, untuk vila permandian air panas Tanuhi sudah habis dipesan hingga Minggu (H+4).
Pemesanan vila milik pemerintah kabupaten (Pemkab) HSS itu, sejak setengah bulan lalu, sehingga tak bisa lagi memberikan kesempatan bagi penginap dadakan, kecuali menggunakan aula pertemuan, ungkapnya.
Namun untuk menginap di kawasan Loksado, guna menikmati hawa malam Pegunungan Meratus, masih tersedia hotel dan pondok tinggal milik swasta, lanjutnya menjawab ANTARA Banjarmasin lewat telepon selular.
Wisata alam Loksado selain menyediakan tempat permandian air panas, juga panorama lain seperti air terjun, Haratai dan Kilat Api serta cocok untuk melakukan petualangan, demikian Suriani.(Nadi/B)
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.