Janji untuk melanjutkan pembangunan lima pelabuhan tersebut ketika kmisi III DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) yang juga membidangi perhubungan bertemu ke Kemenhub di Jakarta pekan lalu
Banjarmasin (Antaranews Kalsel) - Sekretaris komisi III bidang pembangunan dan infrastruktur DPRD Kalimantan Selatan H Riswandi menerangkan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia berjanji akan melanjutkan pembangunan lima pelabuhan di provinsinya.


"Janji untuk melanjutkan pembangunan lima pelabuhan tersebut ketika kmisi III DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) yang juga membidangi perhubungan bertemu ke Kemenhub di Jakarta pekan lalu," ujarnya di Banjarmasin, Rabu.

Namun, lanjutnya menjawab Antara Kalsel, dari Kemenhub juga meminta penyelesaikan masalah pembebasan lahan yang menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat.

Kelima pelabuhan di Kalsel yang terhenti pembangunannya, yaitu satu di Kabupaten Tanah Laut (Tala) dan empat di Kotabaru - kabupaten paling timur provinsi tersebut yang berbatasan dengan Laut Sulawesi dan Selat Makassar.

Pelabuhan di Tala yang menanti tindak lanjut pembangunannya, yaitu Pelabuhan Swarangan sudah menghabiskan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencapai Rp80 miliar.

Kemudian di Kotabaru - kabupaten paling timur Kalsel, yaitu di Pulau Marabatuan, Pulau Mata Sirih, serta Serongga, tutur politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bergelar sarjana ilmu pemerintahan itu.

"Informasi dari Kemenhub, mereka akan mengajukan anggaran pada APBN 2017, untuk kelanjutan pembangunan lima pelabuhan di wilayah timur Kalsel ini," lanjut mantan pegawai Departemen Keuangan RI tersebut.

"Kita berharap lima pelabuhan di wilayah timur Kalsel, yaitu Tala dan Kotabaru itu terwujud. Karena keberadaan pelabuhan tersebut bukan cuma untuk pengembangan pembangunan daerah dan ekonomi, tapi juga ketahanan nusantara/kemaritiman," demikian Riswandi.


Pewarta: Syamsudin Hasan
Editor : Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026