Penumpang kapal jenis Roll-on/roll-off (RORO) di pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan tujuan pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur mengeluhkan pelayanan petugas KM Marina Nusantara.
Seorang penumpang kapal Yusrian, Jumat mengatakan, banyak penumpang yang tidak kebagian tempat tidur dan terpaksa beristirahat di geladak kapal.
Pekerja tambang batubara itu khawatir selama pelayaran nanti tidak bisa beristirahat, karena tempat untuk beristirahat atau tempat tidur sudah tidak ada yang kosong.
"Seharusnya petugas tidak lagi menjual tiket, kasihan kami banyak yang tidak kebagian tempat istirahat," keluhnya.
Hal yang sama juga dirasakan Damin, warga Bojonegoro, Jawa Timur yang hendak pulang mudik.
Damin bersama sepuluh orang rekannya, khawatir dengan membludaknya jumlah penumpang ini tidak kebagian tempat beristirahat.
Menurut para penumpang KM Marina, seharusnya perusahaan tidak menerima penumpang melebihi kapasitas tempat duduk atau tempat tidur.
"Kasihan kami pak, terlebih jika kondisi gelombang tinggi, maka banyak penumpang yang mabuk laut," ungkapnya.
Seorang petugas tiket dari perusahaan Prima Vista yang enggan disebutkan namanya mengaku, jumlah penumpang saat ini sebanyak 1.200 orang.
Jumlah tersebut, sesuai dengan kapasitas kapal KM Marina Nusantara.
"Secara otomatis, kami tidak melayani pembelian tiket lagi, bahkan kebijakan tersebut sudah dari Surabaya," jelasnya.
Dikatakan, perusahaan menjual tiket seharga Rp280.000 per orang./C
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.