Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan Brigjen Pol Syafruddin Si Sik, Jumat, melakukan pemantauan arus mudik Idul Fitri 1432 Hijriah di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Kapolda yang datang bersama stafnya tersebut melihat langsung kondisi terminal penumpang di Pelabuhan Trisakti dan juga ribuan penumpang yang sudah berada di dalam KM Marina yang siap diberangkatkan dengan tujuan pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Kapolda berharap, persiapan yang dilakukan oleh pemerintah bersama instansi terkait lainnya serta perusahaan jasa transportasi dalam menghadapi arus mudik Idul Fitri 1432 Hijriah dapat berjalan lancar.

Terpisah, sejumlah penumpang kapal jenis Roll-on/roll-off (RORO) di pelabuhan Trisakti Banjarmasin, tujuan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mengeluhkan pelayanan petugas KM Marina Nusantara.

Seorang penumpang kapal Yusrian, mengatakan, banyak penumpang yang tidak kebagian tempat tidur dan terpaksa beristirahat di geladak kapal.

Pekerja tambang batubara itu khawatir selama pelayaran nanti tidak bisa beristirahat, karena tempat untuk beristirahat atau tempat tidur sudah tidak ada yang kosong.

"Seharusnya petugas tidak lagi menjual tiket, kasihan kami banyak yang tidak kebagian tempat istirahat," keluhnya.

Hal yang sama juga dirasakan Damin, warga Bojonegoro, Jawa Timur yang hendak pulang mudik.

Damin bersama 10 orang rekannya, khawatir dengan membludaknya jumlah penumpang ini tidak kebagian tempat beristirahat.

Menurut para penumpang KM Marina, seharusnya perusahaan tidak menerima penumpang melebihi kapasitas tempat duduk atau tempat tidur.

"Kasihan kami pak, terlebih jika kondisi gelombang tinggi, maka banyak penumpang yang mabuk laut," ungkapnya. 

Seorang petugas tiket dari perusahaan Prima Vista yang enggan disebutkan namanya mengaku, jumlah penumpang saat ini sebanyak 1.200 orang.

Pada kondisi normal, jumlah penumpang KM Marina hanya kisaran 250 orang, namun sejak menjelang hari raya Idul Fitri 1432 H meningkat tajam./C




Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026