Pembangunan jalan Desa Pantai Harapan menuju ibukota Kecamatan Bumi Makmur sangat diperlukan masyarakat desaPelaihari (Antaranews Kalsel) - Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, pada tahun anggaran 2016 membangun jalan Desa Pantai Harapan, Kecamatan Bumi Makmur sepanjang 10 kilometer dengan kontruksi cor beton.
"Pembangunan jalan Desa Pantai Harapan menuju ibukota Kecamatan Bumi Makmur sangat diperlukan masyarakat desa," ujar Kepala Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum Tanah Laut Didik Heru Purnomo, di Pelaihari, Rabu.
Menurut dia, apabila musim hujan tiba jalan yang ada tidak bisa dilalui masyarakat Desa Pantai Harapan, karena tinggi air menggenangi jalan hampir satu meter.
Diutarakannya, keberadaan jalan Desa Pantai Harapan tersebut aksesnya sangat diperlukan, mengingat masyarakat di desa itu mayoritas mata pencahariannya dari bercocok tanam.
Dengan membaiknya jalan itu, jelas dia, maka ketika petani panen padi dan hasil tanaman pangan lainnya, dengan mudah membawa hasil itu ke pasar.
Dijelaskan Didik Heru Purnomo, pembangunan jalan Desa Pantai Harapan sepanjang 10 kilometer dengan lebar tiga meter ditambah pengerukan dan pembuatan jembatan rangka besi dianggarkan sebesar Rp 17 miliar.
Lebih lanjut dia mengemukakan, masyarakat setempat sangat senang apabila jalan mereka teralisasi pada tahun 2016, karena tidak saja kegiatan menunjang pertanian, namun pengembangan tambak ikan juga dapat dilakukan.
Kemudian, terang dia, pelaksanaan pembangunan jalan, pengerukan dan pembangunan jembatan di Desa Pantai Harapan tersebut saat ini masih dalam proses lelang, dan mudah-mudahan awal April sudah mulai dikerjakan perusahaan pemenang lelang.
Terpisah, Bupati Tanah Laut Bambang Alamsyah menegaskan, pembangunan di Tanah Laut harus benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat bagi kemajuan daerah.
"Saya tidak ingin pembangunan di Tanah Laut hanya dinikmati segelintir orang saja. Yang kita inginkan tepat sasaran dan memang diperlukan masyarakat dalam menunjang perekonomian," demikian tegas bupati.
Pewarta: AriantoEditor : Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.