"Kita targetkan enam bulan ke depan tidak ada lagi kasus stunting di Tabalong," tegas Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani di Tanjung, Kamis.
Dengan target 300 bapak asuh anak stunting, Anang optimis 1.500 anak stunting di Kabupaten Tabalong bisa segera teratasi. Inovasi yang diinisiasi Bupati Tabalong ini sebagai tindaklanjut lambannya progres penanganan stunting padahal persoalan ini sudah cukup lama.
Dalam program bapak/bunda asuh tiap anak stunting mendapat bantuan Rp500 ribu per bulan selama enam bulan.
Sementara itu pengukuhan Bapak Asuh Anak Stunting juga dihadiri Deputi Bidang Advokasi Penggerakan dan Informasi BKKBN RI, Sukaryo Teguh Santoso dan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalsel H Ramlan.
"Ini menjadi langkah baru menuju zero stunting dan program bapak asuh bukti perhatian serius Pemkab Tabalong," ungkap Sukaryo.
Pemerintah pusat pun mendukung upaya Pemkab Tabalong melalui alokasi dana khusus sebesar Rp4,1 miliar termasuk untuk percepatan penurunan stunting.
Hingga 10 Oktober 2022 serapan dana khusus ini baru mencapai 38 persen dan meminta agar penggunaannya lebih dioptimalkan.
Pewarta: Herlina LasmiantiEditor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.