Bupati Balangan H Ansharuddin, Senin (14/3) di Paringin menyampaikan Sambutan Menteri Ketenagakerjaan RI Hanif Dhakiri, perwujugan dari agenda Nawacita pemerintahan kabinet kerja yaitu peningkatan kualitas hidup manusia, produktivitas dan daya saing, kemandirian ekonomi, dan revolusi karakter bangsa.
"Maka salah satu tantangan besar yang kita hadapi di sektor ketenagakerjaan saat ini adalah kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) baik yang akan memasuki dunia kerja maupun yang telah bekerja di tempat kerja dan perusahaan, terlebih dengan diberlakukan Masyarkat Ekonomi Asean (MEA) akhir tahun 2015 lalu," sampainya.
Dengan pemberlakukan MEA tersebut, Ia melanjutkan, akan terjadi peningkatan mobilisasi tenaga kerja kompeten, baik TKI yang akan bekerja di negara-negara ASEAN maupun tenaga kerja yang berasal dari negara-negara ASEAN yang akan bekerja di Indonesia dalam Frame Mutual Recognition Arrangement (MRA).
Hal tersebut tentu akan mengurangi peluang kerja bagi masyarakat lokal, oleh karena itu peran lembaga pelatihan sangat dibutuhkan untuk peningkatan kompetensi pekerja lokal.
"Jurus yang penting dalam menghadapi MEA adalah percepatan peningkatan kompetensi tenaga kerja, percepatan sertifikasi kompentensi, dan pengendalian tenaga kerja asing," lanjutnya.
Selain beberapa hal tersebut, yang terpenting adalah keselamatan dan kesehatan pekerja dalam bekerja, dimana kecelakaan kerja terus terjadi setiap tahunnya.
Pelaksanaan UU No.1 Tahun 1970 belum diterapkan secara maksimal. Data BPJS akhir tahun kemarin, kecelakaan kerja berjumlah 105.182 kasus dan korban meninggal dunia sebanyak 2.375 orang dikarenakan kurangnya pelaksanaan serta pengawasan K3 secara optimal.
Dijelaskannya, data Badan Pusat Statistik (BPS) per Agustus 2015 jumlah angkatan kerja Indonesia 122,4 juta orang yang didominasi SDM pendidikan rendah.
K3 merupakan aspek penting dalam perlindungan pekerja, baik pengupahan, jaminan sosial, kebebasan berserikat dan hubungan kerja merupakan hak dasar bagi tenaga kerja.
"Berlakunya UU No 23 Tahun 2014, pemerintah daerah, masyarakat, perusahaan dan asosiasi profesi, serta para pekerja, mari berperan aktif membudayakan K3,†ujar H Ansharuddin.
Dalam rangkaian Peringatan Hari K3 yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Balangan tersebut, Bupati juga menyerahkan Piagam penghargaan kepada pegawai perusahaan yang berperan aktif menciptakan budaya K3 diperusahaan yang beroperasi di wilayah Balangan.
Acara dihadiri oleh para peserta dari unsur Aparatur Sipil Negara setempat, para tenaga kesehatan, serta para pegawai perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Balangan.
Nampak Hadir pula Wakil Bupati Balangan H Syaifullah, Sekda Balangan Ruskariadi, Dandim 1001 Amuntai-Balangan Letkol Priyanto Eko Widodo, Kapolres Balangan AKBP Sudrajad Hariwibowo, Ketua DPRD Balangan H Abdul Hadi, dan Kepala SKPD serta kepala Instansi terkait.
Pewarta: Roly SupriadiEditor : Roly Supriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.