Hal itu di sampaikan oleh Paman Birin, panggilan akrab Gubernur Kalsel, melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Nurul Fajar Desira pada Rapat Paripurna penyampaian tanggapan terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas Raperda tentang APBD TA 2023, di Aula DPRD Kalsel, Banjarmasin,Senin (10/10).
"Kita optimis untuk mencapai keberhasilan pembangunan di tahun 2023, melalui rancangan APBD yang sedang berproses saat ini," sampai Paman Birin dalam sambutan tertulisnya.
Paman Birin menyebut APBD disusun dengan memperhatikan kebutuhan prioritas daerah, mempertimbangkan tantangan dan peluang ekonomi di tahun 2023, termasuk tantangan kenaikan harga BBM.
Lanjutnya, angka-angka yang tersusun dalam APBD 2023 diarahkan untuk meningkatkan SDM, optimalisasi sektor industri, UMKM, pertanian dan pariwisata, memperkuat infrastruktur untuk pemenuhan pelayanan dasar dan pengembangan perekonomian daerah, investasi hilirisasi industri, serta meningkatkan tata kelola pemerintahan yang fokus pada pelayanan publik.
Paman Birin juga optimistis Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa meningkat setiap tahunnya.
"Selama tiga tahun terakhir ini, PAD selalu mengalami tren kenaikan yang berdampak langsung terhadap kenaikan APBD Kalsel," ungkap Paman Birin.
Sementara itu, Ketua DPRD Kalsel Supian HK mengatakan, agenda hari ini merupakan kelanjutan dari agenda rapat pekan lalu.
"Sesuai mekanisme, kita melaksanakan rapat tanggapan gubernur atas pemandangan fraksi terhadap raperda APBD," terangnya.
Pewarta: Latif ThohirEditor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.