Kami siap merealisasikan target imunisasi bagi puluhan ribu balita itu sehingga program pemerintah agar Indonesia bebas polio tahun 2020 bisa terwujudMartapura (Antaranews Kalsel) - Sebanyak 45.713 anak usia bawah lima tahun (balita) di wilayah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, menjadi target Pekan Imunisasi Nasional 8-15 Maret 2016.
Bupati Banjar KH Khalilurahman di Kota Martapura, Rabu mengatakan, pihaknya dibantu seluruh jajaran Dinas Kesehatan akan menyukseskan pencapaian target program nasional tersebut.
"Kami siap merealisasikan target imunisasi bagi puluhan ribu balita itu sehingga program pemerintah agar Indonesia bebas polio tahun 2020 bisa terwujud," ujarnya.
Ia mengatakan Pemkab Banjar sudah mencanangkan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio tingkat kabupaten pada Senin (7/3) di halaman Kantor Kelurahan Pasayangan Martapura.
Ia menjelaskan pencapaian target program PIN Polio itu memerlukan dukungan seluruh pihak sehingga harus didukung bersama-sama sesuai bidang masing-masing.
"Kami mengajak seluruh pihak mendukung program PIN Polio ini sehingga target pemerintah memberi imunisasi kepada generasi masa depan bisa diwujudkan," ucapnya.
Ia menekankan pekan imunisasi polio merupakan upaya pemerintah dalam memberikan perlindungan optimal dari penyakit polio di Indonesia terutama kepada anak balita.
"Harapan kami, melalui PIN Polio ini, seluruh anak usia balita terutama di Kabupaten Banjar diberi imunisasi tambahan polio agar kebal terhadap penyakit itu," ungkapnya.
Bupati mengatakan, pihaknya sudah mengimbau masyarakat mendukung program nasional dengan membawa anak usia balita ke pusat pelayanan kesehatan yang melayani imunisasi.
"Kami mengimbau orang tua yang memiliki balita membawa anak-anak ke pusat pelayanan kesehatan untuk diberi imunisasi mencegah terkena polio," ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Ikhwansyah mengatakan jumlah balita usia hingga 59 bulan itu tersebar pada 20 kecamatan dan wajib mendapat imunisasi polio.
"Kami membuka layanan imunisasi di seluruh pusat pelayanan kesehatan baik puskesmas, posyandu, poskesdes dan diharapkan seluruh balita dibawa untuk diimunisasi," katanya.
Pewarta: Yose RizalEditor : Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.