Jakarta, (Antaranews Kalsel) - Menteri Pariwisata Arief Yahya mempercepat pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Kelayang, Pulau Belitung, Provinsi Bangka Belitung.


Dalam siaran pers di Jakarta, Minggu, Menpar merencanakan peluncuran pembangunan KEK Tanjung Kelayang itu diluncurkan pada 9 Maret  bertepatan dengan festival wisata sekaligus nonton bareng gerhana matahari total di Tanjung Kelayang yang dijadwalkan dihadiri Presiden Jokowi.
"Jika 9 Maret ini selesai dan siap diluncurkan maka ini adalah KEK pertama yang ditandatangani oleh Presiden Jokowi," kata Arief.

Delapan KEK sebelumnya memang ditandatangani oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2014 yakni Tanjung Lesung (Banten), Sei Mangkei (Sumut), Palu (Sultenh), Bitung (Sulut), Mandalika (NTB), Morotai (Maluku Utara), Tanjung Api-Api (Sumsel) dan Maloi Batuta Trans Kalimantan (Kaltim)
     
Pembangunan KEK Tanjung Kelayang merupakan pelaksanaan Paket Kebijakan Ekonomi VI yang antara lain menyebutkan upaya menggerakkan perekonomian di wilayah pinggiran dengan pengembangan KEK.

Deputi Pengembangan Destinasi dan Industri Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Dadang Rizky menjelaskan berdasarkan Perpres Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional, pemerintah merencanakan mengembangkan 25 KEK hingga 2019.

Kementerian Pariwisata sudah menggelar rapat evaluasi tiga dari delapan KEK yakni Tanjung Lesung, Mandalika, dan Morotai dan usulan KEK baru pada Selasa (2/3) lalu.

Selain itu rapat Dewan Nasional KEK yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyetujui usulan pembentukan KEK di Tanjung Kelayang.

Menpar Arief Yahya memastikan KEK Pariwisata Tanjung Kelayang Belitung bakal dikebut./f

Pewarta: Budi Setiawanto
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026