Banyak aset Pemkab HST, khususnya kendaraan dinas, yang belum terinventarisasi secara baik sehingga akhirnya sulit dipertanggungjawabkan oleh pihak yang bersangkutanBarabai, (Antaranews Kalsel) - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, mendata ulang mobil dinas untuk tertib administrasi dan mengamanakan aset daerah, khususnya harta bergerak.
Kepala Bagian Aset Daerah Setda Hulu Sungai Tengah (HST) Syahidin di Barabai, Senin, mengatakan bahwa pendataan ulang semua unit kendaraan dinas, baik roda dua maupun roda empat, mulai dilakukan sejak beberapa hari lalu.
"Banyak aset Pemkab HST, khususnya kendaraan dinas, yang belum terinventarisasi secara baik sehingga akhirnya sulit dipertanggungjawabkan oleh pihak yang bersangkutan," katanya.
Selain itu, kata dia, pendataan ulang juga untuk mengetahui kondisi kendaraan, surat-surat kendaraan, dan pemegang kendaraan yang ada di masing-masing SKPD.
Jika dalam pemeriksaan ditemukan kendaraan dengan kondisi tidak layak, atau surat-surat kendaraan habis masa berlakunya, kendaraan tersebut akan ditahan untuk sementara waktu sampai ketentuan yang ada telah dipenuhi.
Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Wildon mengatakan bahwa seluruh SKPD agar secara periodik melakukan inventarisasi barang, termasuk kendaraan dinas secara lengkap dan benar.
Pengertian lengkap, kata dia, data kendaraan harus dicatat tahun produksi, tahun pembelian, nomor kendaraan, STNK, hingga pengguna kendaraan tersebut.
"Kami berharap semua SKPD bisa bekerja sama untuk mengamankan aset daerah yang dimiliki karena bukan tidak mungkin seorang kepala dinas atau lainnya tidak mengetahui asetnya ada di mana atau telah berpindah tangan kepada pihak lain," katanya.
Sebagaimana di ketahui, persoalan aset pemerintah, baik yang bergerak maupun tidak bergerak, menjadi salah satu penilaian penting bagi daerah yang ingin mendapatkan penilaian keuangan wajar tanpa pengecualian (WTP).
Beberapa daerah, yang menargetkan mendapatkan penilaian WTP, sering terkendala oleh aset daerah, yang belum teradministrasi dengan baik.
Pewarta: FathurrahmanEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.