Perahu motor (PM) "Menanti Bersama"  yang membawa sekitar 45 penumpang dan barang nyaris tenggelam di perairan Tanjung Smalantakan, Pamukan Selatan, Kotabaru, Kalimantan Selatan, karena lambung kapal bocor setelah dihantam gelombang tinggi.


Seorang warga setempat Ahmadi, Jumat, menuturkan sebagian badan perahu motor Menanti Bersama retak karena dihempas gelombang tinggi saat berlayar dari Bakau menuju Kotabaru.


Akibat kebocoran tersebut, air masuk ke geladak perahu mengakibatkan mesin penyedot air dan mesin kapal mati, ujarnya.


Dalam kondisi tersebut membuat penumpang semakin panik.


Untunglah, ujar dia, dalam kondisi tersebut sejumlah penumpang berhasil berkomunikasi dengan masyarakat di darat sehingga mereka meminta bantuan datang.


"Dalam kondisi panik tersebut, sejumlah perahu nelayan datang untuk menarik perahu motor "Menanti Bersama" untuk ke pelabuhan Pamukan Selatan," ujarnya.


Ahmadi menambahkan, selain membawa penumpang dari Bakau, Pamukan Utara, PM "Menanti Bersama" juga mengangkut barang-barang diantaranya, sejumlah boks ikan yang akan dibawa ke Pelabuhan Kotabaru.


Koordinasi Tim Search And Rescue (SAR) Kotabaru, Rusliansyah mengatakan, belum menerima laporan adanya PM "Menanti Bersama".


"Sampai saat ini kami belum menerima laporan dari lapangan," ujarnya./C




Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026