Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan bersama jajaran PT Jhonlin Baratama, TNI/Polri dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalsel menanam 5.000 tanaman pohon mangrove di Pesisir Pulau Sewangi, Kecamatan Batulicin.

Penanaman pohon mangrove dimaksudkan untuk mencegah kerusakan cagar alam di kawasan pesisir," kata Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming.
 
Bupati menambahkan, rusaknya cagar alam kawasan pesisir yang kondisinya relatif parah ada di dua kecamatan yaitu Batulicin dan kawasan Pulau Burung Kecamatan Simpang Empat.

Kerusakanya mencapai sekitar 100 hektare dan saat ini perlu penanggulangan dengan proses penanaman hutan mangrove secara berkelanjutan.

Rusaknya cagar alam, jelas bupati, sebelumnya disebabkan oleh banyaknya petani tambak ikan disekitar daerah tersebut. Hingga kini belum ada tindakan tegas dari instansi terkait kepada petani yang seenaknya membuka tambak dengan cara menebang pohon mangrove.
 
Proses penanaman pohon mangrove dilakukan bupati didampingi pimpinan PT Jhonlin Baratama H. Syamsudin, Kapolres Tanah Bumbu AKBP Winarto dan Kepala BKSDA Kalsel Ir Bambang Dhono Adji.

5000 bibit pohon mangrove ditanam diatas lahan pesisir seluas dua hektare dari total lahan sekitar 97 hektare yang rencananya ditanami bibit mangrove hasil bantuan PT Jhonlin Baratama.(Yanto/A)


Editor : Abdul Hakim Muhiddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026