Kami juga mendorong masyarakat untuk berbelanja menggunakan pembayaran non tunai karena lebih aman,Banjarmasin (ANTARA) - Direktur Eksekutif Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Selatan (BI Kalsel) Imam Subarkah mengimbau masyarakat lebih bijak menggunakan uangnya dalam berbelanja.
"Kami juga mendorong masyarakat untuk berbelanja menggunakan pembayaran non tunai karena lebih aman,"ujar Direktur Eksekutif Kantor Perwakilan BI Kalsel Imam Subarkah, Senin (11/4/2022).
Dia juga meminta, agar masyarakat tidak perlu berbelanja berlebihan karena Bank Indonesia dan pemerintah melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan senantiasa memantau perkembangan harga dan ketersediaan barang.
"Moment Ramadhan dan Idul Fitri mendorong peningkatan kebutuhan masyarakat karena banyak selebrasi yang dilakukan bersama keluarga dan kerabat,"ungkapnya.
Lebih lanjut dia mengungkapkan, untuk pemenuhan kebutuhan uang tunai periode Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Selatan telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp2,5 triliun.
"Kebutuhan uang tunai masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 1443 meningkat sebesar 15 persen dibandingkan tahun 2021.
Langkah tersebut dilakukan, terang dia, seiring momentum pertumbuhan ekonomi yang terus berlanjut serta untuk mengantisipasi peningkatan transaksi masyarakat sejalan dengan pandemi yang mulai terkendal.
Selain itu, papar dia, pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan peningkatan aktivitas masyarakat saat Ramadhan dan Idul Fitri.
Pewarta: AriantoEditor : Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026