Yang disahkan hasil Pilkada itu nantinya penghitungan dilakukan secara manual berjenjang mulai dari kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) ke PPS, kemudian ke panitia pemilihan kecamatan (PPK),Banjarmasin, (AntaranewsKalsel) - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Selatan Samahuddin Muharram mengungkapkan, ada dua lembaga survei yang akan melakukan quick count di pemilihan kepala daerah (Pilkada) provinsi ini pada 9 Desember 2015.
Menurut dia, Senin kedua lembaga survei yang mendaftarkan diri untuk melaksanakan hitung cepat pemungutan suara pada Pilgub dan Pilwagub tersebut adalah Lingkaran Survei Indonesia (LSI) dan lemabaga survei bernama "Pandawa".
"Sebenarnya yang masuk mendaftar itu ada tiga lembaga survei, namun salah satunya, yakni Indikator setelah kita cek kekantor pusatnya di Jakarta, ternyata tidak diakui ada surat keluar permohonan quick count di Pilkada Kalsel," ujarnya.
Sehingga dengan persyaratan yang ada, ucap dia, hanya dua lembaga survei ini saja yang memenuhi kreteria yang ditetapkan KPU untuk melakukan quick count atau hitung cepat perolehan surat suara bagi masing-masing paslon pada Pilkada daerah ini.
Meski ada quick count ini, kata Samahuddin, pihaknya akan tetap menggunakan perhitungan manual, yakni, bagi sahnya jumlah surat suara yang masuk untuk menentukan siapa paslon pemenang Pilkada.
"Yang disahkan hasil Pilkada itu nantinya penghitungan dilakukan secara manual berjenjang mulai dari kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) ke PPS, kemudian ke panitia pemilihan kecamatan (PPK)," ungkapnya.
Oleh Karena itu, dia meminta seluruh petugas penyelenggaran pilkada dari tinkat KPPS, PPS, PPK untuk melaksanakan tugas menghitung hasil suara dengan benar dan jujur, sehingga hasilnya benar-benar bisa dipertanggungjawabkan.
"Masyarakat juga kita minta mengawasinya,laporkan jika ada kecurangan nantinya yang terjadi, sebab ini demi demokratisnya Pilkada daerah kita yang harus kita jaga bersama," paparnya.
Menurut dia, hampir 3 juta jiwa akan mengikuti haknya memilih tiga pasangan colon gubernur dan calon wakil gubernur priode 2016-2021, dikurang lebih 8.800 TPS.
"Sejauh ini, persiapan gelar pemungutan suara sudah bisa diperhitungkan sekitar 98 persen, hingga harapannya pada 9 Desember 2015 nanti bisa berjalan lancar dan damai," ungkapnya.
Tiga pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur yang akan bertarung pada Pilkada tingkat provinsi di Kalsel adalah, nomor urut 1 H Zairullah Azhar dan HM Safi`i, nomor urut 2 H Sahbirin Noor dan H Rudy Resnawan, dan nomor urut 3 H Muhidin dan H Gusti Farid Hasan Aman.
Pewarta: SukarliEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.