Pemerintah pusat bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut segera membangun pelabuhan pertanian di Desa Swarangan, Kecamatan Jorong, Kalimantan Selatan untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan ke beberapa provinsi.


Bupati Tala Adriansyah di Pelaihari Tanah Laut, Selasa mengatakan, pelabuhan pertanian dengan luas 6.200 hektare tersebut diharapkan bukan hanya akan membantu petani untuk mendistribusikan hasil pertaniannya tetapi juga bisa menjadi nilai tambah bagi pendapatan daerah.

Dengan terbangunnya pelabuhan pertanian tersebut, diharapkan seluruh perusahaan perkebunan khususnya yang beroperasi di Tanah Laut tidak perlu lagi mengirimkan barangnya melalui Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

"Seperti PTPN yang kini mengirimkan hasil panennya melalui pelabuhan Trisakti, ke depan bisa melalui pelabuhan pertanian," katanya.

Menurut Adriansyah, pembangunan pelabuhan itu dilakukan secara bertahap, dengan sumber dana berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Tala.

Saat ini Kabupaten Tanah Laut merupakan salah satu kabupaten tujuan investasi yang cukup strategis, beberapa perusahaan besar mulai menginvestasikan dananya untuk membangun perusahaan pertambangan dan perkebunan.

Ia menilai, geliat masuknya investasi yang cukup besar ke Tala akan mampu menghidupkan pelabuhan pertanian yang kini pembangunannya sudah mulai tahap pemancangan tiang.

"Saat ini beberapa perusahaan besar, baik itu pengolahan, perkebunan pertambangan dan lainnya sudah mulai beroperasi di Tala, sehingga saya yakin keberadaan pelabuhan tersebut akan membantu operasional perusahaan tersebut," katanya.

Menurut Adriansyah, saat ini mulai dibangun perusahaan sarung tangan karet dalam sekala cukup besar, juga pabrik pakan ternak, udang, bijih besi, dan beberapa perusahaan CPO.

Selain itu, Tala yang daerahnya merupakan dataran tinggi juga merupakan daerah pengembangan peternakan yang cukup potensial, terutama pengembangan peternakan sapi dan ayam.

Pelabuhan itu berada di pesisir pantai yang jauh dari permukiman, kelak pelabuhan ini digunakan sebagai pintu keluar masuk produksi pertanian dan perkebunan.

"Bahkan sangat memungkinkan nanti kita kembangkan lebih luas lagi, tak cuma untuk pertanian," kata Adriansyah./B




Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026