Banjarmasin (ANTARA) - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin, Kalimantan Selatan Prof Dr Mujiburrahman menyatakan, pihaknya meluncurkan program alat deteksi akhlak dan bakat yang disingkat Adab untuk mahasiswa.

"Ini program yang cukup unik, namanya Adab, selama setahun lebih kita susun instrumen program ini," ujarnya usai melaksanakan wisuda sarjana ke-72 dan wisuda magister dan doktor ke-42 UIN Antasari Banjarmasin tahun akademik 2021/2022 di aula kampus tersebut, Rabu.

Penyusunan instrumen program ini, kata Mujiburrahman, melibatkan ahli psikologi di kampusnya, sudah diujicobakan dan berjalan baik hingga diluncurkan tahun ini.

"Jadi semua mahasiswa di kampus ini, khususnya yang baru masuk secara elektronik wajib mengaksesnya," kata Mujiburrahman.

Dia pun menyampaikan, bahwa alat ini akan mendeteksi secara kontinyu, hingga hasilnya secara psikologis dapat dilihat karakter masing-masing mahasiswa.

"Akan kelihatan nanti karakter mahasiswa itu seperti apa, bakat dan minatnya seperti apa, dengan begitu kita coba membinanya," ucap Mujiburrahman.

Ditegaskan dia, program ini untuk pembinaan secara internal di kampusnya, bagi mahasiswa untuk pembinaan akademinya lebih terarah sesuai karakternya dan bakatnya.

"Selain itu membina akhlak para mahasiswa kita," ujarnya.

Tentunya, program ini sebagai upaya meningkatkan SDM mahasiswa UIN Antasari yang tidak hanya berkualitas, namun juga memiliki akhlak yang baik.

Seban, UIN Antasari Banjarmasin merupakan kampus yang besar dengan ribuan mahasiswa, tentunya memiliki tantangan agar para sarjananya bisa sukses dan mandiri.

Pada hari ini, UIN Antasari Banjarmasin mewisuda sebanyak 470 orang dengan rincian sarjana (S1) dari 5 fakultas sebanyak 393 orang, untuk pascasarjana magister (S2) sebanyak 75 orang dan Pascasarjana doktor (S3) sebanyak 3 orang.



Pewarta: Sukarli
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026