Terlebih dalam keadaan harga karet lagi terpuruk seperti belakangan ini. Hasil penganekaragaman tanaman akan sangat membantu perekonomian keluarga taniBanjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Anggota Komisi II bidang ekonomi dan keuangan DPRD Kalimantan Selatan Danu Ismadi Saderi menyarankan petani karet di provinsinya agar menganekaragamkan tanaman.
Hasil penganekaragaman tanaman itu nanti akan sangat membantu pendapatan petan karet, ujar anggota DPRD Kalimantan Selatan tersebut, Jumat.
"Terlebih dalam keadaan harga karet lagi terpuruk seperti belakangan ini. Hasil penganekaragaman tanaman akan sangat membantu perekonomian keluarga tani," lanjut mantan Kepala Balai Teknologi Pertanian Banjarbaru (35 kilometer utara Banjarmasin) itu.
Menurut wakil rakyat yang bergelar insenyur pertanian itu, untuk melakukan penganekaragaman tanaman tidak mesti harus menambah lahan baru, tapi cukup pada kawasan perkebunan karet tersebut.
"Tanaman yang ditanaman di sela-sela atau dalam kawasan kebun karet tersebut memang "tanaman bawah pohon" artinya tanaman bisa tumbuh/hidup dan berkembang di bawah pepeohonan," tuturnya menjawab Antara Kalsel.
Tanaman bawah pohon yang bernilai ekonomi tinggi dan mempunyai prosfek baik, menurut dia, berupa rempah-rempahan antara lain temulawak, kapulaga, janar (kunyit), kencur dan tipakan (jahe).
Begitu pula tanaman/pohon kopi bisa tumbuh, hidup dan berkebang, kendati di bawah pohon karet, lanjut wakil rakyat dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) asal daerah pemilihan (dapil) II Kalsel/Kabupaten Banjar tersebut.
Danu sebagai pengganti antarwaktu (PAW) keanggotaan DPRD Kalsel dari PKS itu mengaku terenyuh dan turut prihatin atas kondisi harga karet berlakangan ini yang berdampak pada penurunan pendapat petani karet khususnya.
Namun, menurut dian keadaan tersebut tidak dipungkiri, karena belakangan ini juga harga karet di pasaran dunia/internasional lagi turun.
Tapi petani karet hendaknya tetap tegar menghadapi keadaan yang cukup memprihatinkan itu, dengan berupaya mencari solusi untuk pendapatan keluarga, antara lain melakukan penganekaragaman tanaman," demikian Danu Ismadi.
Danu Ismadi baru mengucapkan sumpah/janji sebagai anggota DPRD Kalsel periode 2014-2019 pada 29 Oktober lalu menggantikan Ibnu Sina yang memasuki periode ketiga selaku anggaota legilslatif tingkat provinsi yang terdiri 13 kabupaten/kota itu.
Ibnu Sina mengundurkan diri dari anggota DPRD Kalsel karena mencalon Wali Kota Banjarmasin berpasangan dengan Hermansyah dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan juga sebagai anggota lembaga legislatif tingkat provinsi tersebut.
Pewarta: Syamsudin HasanEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026