"Aksi penyelamatan itu merupakan bagian dari upaya perlindungan dan pelestarian jenis ikan yang dilindungi dan terancam punah sehingga tetap hidup dan berkembang," ujarnya
Banjarbaru (Antaranews Kalsel) - Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut Pontianak, Kalimantan Barat, melakukan sembilan aksi penyelamatan ikan yang dilindungi di Kalimantan Selatan sejak Februari hingga Oktober 2015.


Kepala BPSPL yang membawahi Kalimantan Sukowardono di Banjarbaru, Selasa, mengatakan penyelamatan dilakukan bekerja sama dengan dinas dan instansi terkait serta masyarakat.

"Aksi penyelamatan itu merupakan bagian dari upaya perlindungan dan pelestarian jenis ikan yang dilindungi dan terancam punah sehingga tetap hidup dan berkembang," ujarnya

Disebutkan, penyelamatan yang dilakukan diantaranya 25 Februari 2015 yakni penyitaan dan pelepasan kepiting Bakau sebanyak 600 ekor karena tidak sesuai ketentuan.

Penyitaan dilakukan di Kantor BKIPM II Banjarmasin dan pelepasan di Muara Sungai Barito dilakukan BPSPL Pontianak bersama BKIPM Klas II dan Satker PSDKP Banjarmasin.

Kemudian penanganan satu ekor Dugong 27 Mei 2015 di Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru bersama DKP Kotabaru dibantu dokter hewan dan masyarakat.

Selanjutnya, inspeksi mendadak penjualan telur penyu sisik dan penyu hijau pada pameran HUT Kabupaten Kotabaru 11 Juni 2015 bersama DKP provinsi Kalsel dan BKSDA.

Penanganan dan penyelamatan lumba-lumba terdampar pada 9-10 September 2015 di Desa Tanggul Rejo Barito Kuala dan berhasil melepaskan ke laut dalam kondisi hidup.

Penyelamatan penyu hijau yang terperangkap akar mangrove di muara sungai Oka-Oka pada 3 Oktober 2015 di Kecamatan Pulau Laut Kabupaten Kotabaru dan berhasil diselamatkan.

Terakhir, laporan pengambilan karang di Pulau Serudung Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru bekerja sama dengan masyarakat dan FPK Unlam Banjarmasin.

"Selain penanganan dan upaya penyelamatan, kami juga memberikan penghargaan kepada masyarakat yang melestarikan penyu dan dugong dari berbagai ancaman," katanya


Pewarta: Yose Rizal
Editor : Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026