Upaya Zul untuk melarikan diri dengan cara menyelinap diantara pengunjung yang membezuk narapanida lainnya sekitar pukul 16.30 wita.
Zul tersangka penganiayaan tersebut bahkan sempat kabur hingga keluar pintu tahanan bersama dengan beberapa pembezuk.
Beruntung, baru keluar sekitar 10 meter para petugas mengenalinya dan langsung berteriak "tahanan kabur".
Mendengar teriakan itu para polisi berpakaian premen yang sedang berjalan disekitar rumah tahanan tersebut langsung melakukan pengejaran dan kembali berhasil membekuk Zul.
Insiden tersebut menjadi peringatan bagi petugas sehingga kini pihak rutan menutup jam besuk dan beberapa keluarga tahanan saat itu juga langsung diminta keluar.
Saat melarikan diri Zul tidak mengenakan pakaian tahanan dan berpakaian biasa sehingga mudah untuk mengelabui petugas jaga pada saat itu.
Salah satu petugas Rumah Tahanan Polresta Banjarmasin yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, Zul dikeluarkan dari kamarnya atas permintaan istrinya yang saat itu sedang membawa ankanya yang katanya rindu ayahnya.
Setelah bertemu anak dan istrinya, Zul tidak kembali ke kamar tahanannya namun langsung menuju pintu keluar bersama dengan para pembesuk yang juga beranjak pulang.(gun/B)
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.