"Sejak tiga pekan terakhir atau hampir satu bulan belakangan ini air ledeng dari PDAM Bandarmasih, milik pemerintah kota (Pemkot) Banjarmasin macet totol di wilayah Sungai Andai," ujarnya di hadapan Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muharram.
Banjarmasin (Antaranews Kalsel) - Warga masyarakat Sungai Andai Kota Banjarmasin mengeluhkan air bersih, terutama pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum Bandarmasih ke DPRD Kalimantan Selatan, Rabu.Â
 Pasalnya, menurut Agus, salah satu warga Sungai Andai Kecamatan Banjarmasin Utara itu, persoalan air bersih merupakan hal serius yang mendapatkan perhatian atau penanganan serius pula dari PDAM Bandarmasih.
 "Sejak tiga pekan terakhir atau hampir satu bulan belakangan ini air ledeng dari PDAM Bandarmasih, milik pemerintah kota (Pemkot) Banjarmasin macet totol di wilayah Sungai Andai," ujarnya di hadapan Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muharram.
 Sementara warga yang kurang mampu pernah mengajukan permintaan air bersih secara gratis dari PDAM tersebut, tapi kurang mendapatkan perhatian, kecuali kalau membeli.
 Begitu pula penjadwalan bergiliran aliran air ledeng tidak sesuai dengan pengumuman PDAM Bandarmasih, baik melalui facebook maupun media lain.
 Sebagai contoh mulai pukul 12.00 Wita (siang) sampai 12 malam (24.00 wita) hidup, ternyata tidak sesuai, ungkap salah satu Ketua RT di Kelurahan Sungai Andai tersebut.
 "Kami mengharapkan DPRD membantu memperjuangkan aspirasi, sebagaimana amanat Undang Undang Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2009," demikian Agus.
 Menanggapi keluhan dan harapan warga Sungai Andai tersebut, Ketua Komisi II bidang ekonomi dan keuangan DPRD Kalsel berjanji akan memperjuangkan aspirasi masyarakat tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.
 Menurut Ketua Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DPRD Kalsel itu, persoalan warga Sungai Andai tersebut merupakan ranah DPRD Kota Banjarmasin.
 "Tapi sebagai wakil rakyat tak masalah. Kita pun juga akan turut memperjuangkan aspirasi warga `kota seribu sungai` Banjarmasin," ujar laki-laki kelahiran 25 Mei 1965 dan berbintang Gemini itu.
 Karena, pemerintah provinsi (Pemprov) Kalsel juga banyak menyertakan modal ke PDAM Bandarmasih dengan tujun untuk peningkatan pelayanan, demikian Muharram.  Â
Pewarta: Syamsudin HasanEditor : Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.