"Enceng gondok itu dapat diolah menjadi pupuk organik, serta beragam bentuk kerajinan, seperti tas dan sandal, sehingga bernilai ekonomi," lanjut anggota DPRD Kalsel dua periode yang bergelar doktor tersebut.
Banjarmasin (Antaranews Kalsel) - Ketua komisi III bidang pembangunan dan infrastruktur DPRD Kalimantan Selatan H Bardiansyah menyatakan mendukung pemanfaatan sumber daya energi alternatif di provinsi tersebut.
"Kita dukung setiap program atau upaya memanfaatkan sumber energi alternatif, seperti enceng gondok," ujarnya usai rapat kerja bersama Bappeda dan Balitbangda Kalimantan Selatan (Kalsel) di Banjarmasin, Selasa.
"Apalagi kalau hasil penelitian pemanfaatan sumber energi alternatif, seperti enceng gondok itu efesien serta tergolong ramah lingkungan," lanjut Ketua Komisi III DPRD Kalsel yang juga membidangi pertambangan dan energi, serta lingkungan hidup tersebut.Â
Sementara potensi sumber energi alternatif cukup banyak di provinsi dengan luas wilayah sekitar 37.000 kilometerpersegi dan terdiri atas 13 kabupaten/kota ini.
Sebagai contoh enceng gondok atau ilung (sebutan urang Banjar Kalsel) banyak terdapat pada kawasan rawa monoton di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) belum maksimal.
Padahal selain sebagai sumber energi alternatif, lanjut mantan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kalsel tersebut, enceng gondok bisa diolah menjadi berbagai produk, yang bisa mendatangkan nilai tambah bagi pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.Â
"Enceng gondok itu dapat diolah menjadi pupuk organik, serta beragam bentuk kerajinan, seperti tas dan sandal, sehingga bernilai ekonomi," lanjut anggota DPRD Kalsel dua periode yang bergelar doktor tersebut.
"Kan enceng gondok tersebut lebih baik dimanfaatkan dengan mendatangkan hasil, daripada menjadi gulma dan penghambat arus lalu lintas angkutan air," demikian Bardiansyah. Â
Pewarta: Syamsudin HasanEditor : Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.