Ketua Komisi I Hj Rachmah Norlias mengemukakan harapan itu saat kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Tabalong, 28 Desember 2021, ujar Humas Sekretariat DPRD (Setwan) Kalsel melalui WA-nya, Selasa (28/12) malam.
"Peningkatan KAD itu penting sehingga bisa memajukan potensi wilayah yang ada," lanjut Juru Bicara (Jubir) Setwan Kalsel mengutip ucapan "Srikandi" Partai Amanat Nasional (PAN) yang akrab dengan sapaan Ibu Amah tersebut.
"Oleh sebab itu, seperti kerja sama di bidang kesehatan dan pendidikan yang sudah ada Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kabupaten Barito Selatan (Barsel) perlu lebih ditingkatkan," kutip Jubir Setwan Kalsel.
Selain itu, Ibu Amah menyarankan agar kerja sama antarkabupaten Tabalong dengan kabupaten terdekat yang sudah ada ditambah lagi dengan kerja sama dengan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai Ibu Kota Negara (IKN) nanti.
Hal senada disampaikan Sekretaris Komisi I H Suripno Sumas yang menegaskan, bahwa kerja sama antara Kabupaten Tabalong dengan Barsel dan Bartim agar terus dikembangkan dengan baik sehingga berkembang lebih baik lagi, yang pada gilirannya masyarakat berdayaguna dan berhasilguna.
Sementara Kepala BagianTata Pemerintahan Setdakab Tabalong Muhammad Zahirsyah Manuar BA menyampaikan terima kasih kepada Komisi I DPRD Kalsel beserta rombongan atas kunjungannya ke kabupatennya.
“Penghargaan yang sangat besar bagi kami atas kedatangan dari Komisi I DPRD Kalsel ke Sekretariat Daetah Kabupaten Tabalong pada hari ini,” katanya.
“Ke depannya kami akan meningkatkan lagi kerja sama antara daerah kabupaten yang berdekatan dengan wilayah yang berbatasan dengan Tabalong, seperti Kabupaten Barito Selatan dibidang pendidikan dan kesehatan,” demikian M Zahirsyah.
Sebagaimana keputusan rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kalsel, Kunker dalam daerah Komisi-Komisi Dewan tersebut dijadwalkan, 27 - 28 Desember 2021, demikian keterangan pers Humas Setwan provinsi itu.
Pewarta: Syamsuddin HasanEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.