Banjarmasin (ANTARA) - DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam hal ini Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan terus berupaya membantu pemerintah provinsi (Pemprov) terkait pendapatan asli daerah atau PAD.

Terkait dengan pengelolaan PAD tersebut, Komisi II DPRD Kalsel studi komparasi ke Pemprov Kalimantan Tengah (Kalteng), ungkap Wakil Ketua Komisi itu Hj Dewi Damayanti Said SE MM melalui WA-nya di Banjarmasin, Kamis (16/12).

Dalam studi komparasi pengelolaan PAD tersebut, Komisi II DPRD Kalsel yang diketuai Imam Suprastowo (PDI-P) itu menemui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalteng, lanjutnya sebelum Komisinya bertolak ke Palangkaraya (198 kilometer barat Banjarmasin)).

Wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel I/Kota Banjarmasin itu berharap, dari studi komparasi ke "Bumi Tambun Bungai" atau "Bumi Isen Mulang" (pantang mundur) Kalteng banyak mendapatkan bahan sebagai perbandingan, terutama dalam hal pengelolaan PAD.

"Namun tidak tertutup kemungkinan pula dalam pertemuan dengan Bapenda Kalteng atau provinsi tetangga itu bertukar pikiran serta pengalaman dalam hal sumber-sumber baru PAD," ujar "Srikandi" Partai Golkar tersebut menjawab Antara Kalsel.

"Pasalnya selain pengelolaan, kita juga terus menggenjot upaya peningkatan PAD, yang seiring dengan mulai melandai pandemi COVID-19 perekonomian akan semakin membaik,"  demikian Dewi Damayanti Said.

Berdasarkan hasil rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kalsel, kunjungan kerja Komisi II dengan Sekretarisnya HM Iqbal Yudianoor SE (PAN) ke luar daerah provinsi dijadwalkan, 16 - 18; Desember 2021.



 

Pewarta: Syamsuddin Hasan
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026