"Target kami satu masjid bisa tervaksin 250 orang jamaah," terang Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr Ubaidillah di Banjarmasin, Rabu.
Seperti di Masjid Jami Sungai Jingah Banjarmasin, ada 220 orang mengikuti vaksinasi terdiri dari 147 orang dosis pertama dan 73 orang dosis kedua.
Diakui Ubaidillah antusias jamaah untuk mengikuti vaksin sejatinya tinggi. Bahkan melebihi dari target 250 orang. Namun ketika proses pemeriksaan kesehatan awal, beberapa terpaksa ditunda seperti
kadar hematokrit tidak normal atau tensi darah tinggi ataupun terlalu rendah termasuk yang belum waktu 28 hari setelah vaksin dosis pertama.
"Jadi kami harapkan mereka yang ditunda pemberian vaksinnya dapat segera mengikuti di hari berikutnya," kata dia.
Ubaidillah berharap pelaksanaan vaksinasi di masjid menjadi kampanye yang bagus agar masyarakat menyadari pentingnya vaksin untuk mencegah fatalitas dari penularan COVID-19.
Kemudian menegaskan pula kepada umat muslim bahwa vaksin COVID-19 yang digunakan aman dan halal yang telah direkomendasikan Badan POM.
"Para tokoh agama seperti ulama kami harapkan dapat membantu mengedukasi masyarakat untuk mendukung program vaksinasi ini agar pandemi bisa segera diakhiri," tutur Ubaidillah.
Pewarta: FirmanEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.