Indeks acuan S&P/ASX 200 di Bursa Efek Australia terangkat 0,2 persen menjadi diperdagangkan di 7.407,00 poin pada pukul 00.25 GMT. Indeks acuan ditutup 0,9 persen lebih tinggi pada hari sebelumnya.
Indeks-indeks utama di Wall Street memperpanjang kenaikan semalam, karena Federal Reserve AS mengatakan akan mulai memangkas pembelian obligasi bulanan pada November dengan rencana untuk mengakhirinya pada 2022, sebuah pengumuman yang diperkirakan investor.
Baca juga: Bursa Australia dibuka naik
Saham sektor teknologi Australia, mengikuti Nasdaq yang sarat teknologi, terangkat 1,3 persen dan memuncaki kenaikan dalam indeks acuan.
Pengembang data AI Appen Ltd melonjak lebih dari 3,5 persen mencapai level tertinggi sejak 26 Agustus, sementara raksasa beli-sekarang-bayar-nanti, Afterpay, bertambah 1,8 persen.
CSR Ltd melonjak sebanyak 4,7 persen mencapai level tertinggi hampir enam bulan menyusul komentar pembuat produk bangunan itu bahwa laba setengah tahunan setelah pajak melonjak 163 persen menjadi 160,2 juta dolar Australia (119,40 juta dolar AS). CSR juga mengumumkan dividen interim sebesar 0,135 dolar Australia per saham.
Sektor keuangan menguat 0,5 persen, dengan bank "Empat Besar" - Commonwealth Bank of Australia, National Australia Bank, Westpac Banking Corp dan Australia and New Zealand Banking Group menambahkan antara 0,2 persen dan 1,1 persen.
Baca juga: Saham Australia naik
Melawan tren, saham-saham energi merosot 2,5 persen mencapai level terendah dalam lebih dari lima minggu, karena harga minyak jatuh semalam.
Perusahaan eksplorasi minyak dan gas utama Woodside Petroleum anjlok hingga 3,1 persen mencapai level terendah lima minggu, sementara Santos tergelincir 1,6 persen.
Indeks acuan S&P/NZX 50 Selandia Baru datar. Napier Port Holdings termasuk di antara yang berkinerja kuat di bursa, sementara Oceania Healthcare turun 1,5 persen.
Pewarta: Apep SuhendarEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.