"Masyarakat diimbau untuk melengkapi diri dengan dokumen kependudukan seperti, kartu keluarga, KTP, akta kelahiran dan lainnya, untuk memudahkan dalam pendataan, pemberian bantuan dan berobat ketika sakit," kata Husairi, pada acara Safari Ramadhan

Amuntai,(Antaranews Kalsel) - Wakil Bupati Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, Husairi Abdi menyatakan, pemerintah daerah tetap berkomitmen untuk menurunkan angka kemiskinan namun harus dibantu dan melibatkan masyarakat.  


Bantuan tersebut, menurut Husairi yang juga Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Hulu Sungai Utara, bisa dengan cara melengkapi identitas diri seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP).

"Masyarakat diimbau untuk melengkapi diri dengan dokumen kependudukan seperti, kartu keluarga, KTP, akta kelahiran dan lainnya, untuk memudahkan dalam pendataan, pemberian bantuan dan berobat ketika sakit," kata Husairi, pada acara Safari Ramadhan di Amuntai, Rabu.

Menurut dia, apabila tidak memiliki identitas kependudukan, maka warga tersebut tidak terdata sebagai penerima bantuan dan sasaran program pengentasan kemiskinan, seperti, kartu sehat, beras miskin dan yang lainnya.

Kelengkapan dokumen kependudukan akan mempermudah pemerintah mendata penduduk yang menjadi sasaran program dan kegiatan pengentasan kemiskinan.

"Saya minta para camat dan kepala desa agar benar-benar mendata penduduk yang belum memiliki data kependudukan agar segera melengkapinya," kata Husairi dalam siaran pers pemda setempat.

  Sementara itu, hari kedua Safari Ramadhan yang dilaksanakan di Mesjid At Taqwa Desa Palimbang Sari, Kecamatan Haur Gading, Husairi menyerahkan bantuan rehab masjid sebesar Rp30 juta.*   

Pewarta: Eddy Abdillah
Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026