Perubahan itu, baik bersifat individual maupun sosial menuju ke arah yang lebih Islami melalui Khilafah, ujarnya dalam tabligh akbar massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) bersama simpatisan, di Taman Siring Pere Tendean Banjarmasin, Minggu.
"Memang dengan momen Ramadhan 1436 Hijriah yang sebentar lagi akan tiba,, sejatinya dimanfaatkan sebagai momen untuk melakukan perubahan, baik bersifat individual maupun sosial menuju ke arah perubahan Islami, melalui Khilafah," tegasnya.
Dalam ceramahnya, ustadz tersebut juga mengingatkan Umat Islam akan kewajiban-kewajiban yang saat ini banyak ditinggalkan, antara lain taat dan patuh kepada hukum Allah swt.
Usai tabligh akbar tersebut, massa HTI bersama simpatisannya pawai (tarhib) menyambut tibanya Ramadhan 1436 H, dengan melalui beberapa jalan dalam "kota seribu sungai" Banjarmasin.
Jalan-jalan di ibu kota Kalsel yang menjadi lintasan tarhib menyambut Ramadhan 1436 H itu, dari Taman Siring Pere Tendean
melewati Jembatan Pasar Lama, Jalan Perintis Kemerdekaan, S. Parman, Suprapto, berakhir di Jalan Merdeka Samping Mesjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin.
Massa HTI bersama simpatisannya itu berjalan kaki sembari mengibarkan bendera Islam bertuliskan lafadz syahadat. Selain itu, mereka membagikan seruan Ramadhan pada sepanjang jalan yang dilewati.
Humas HTI Kota Banjarmasin, Budi Priyono menjelaskan, kegiatan tarhib itu bertujuan untuk mengajak umat Islam bergembira dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1436 H dengan makin mendekatkan diri kepada Allah swt.
"Di bulan penuh berkah dan ampunan ini (Ramadhan),� mari kita memperbanyak amalan ibadah, baik wajib maupun sunnah," katanya.
Peserta tarhib menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1436 H itu ratusan aktivis HTI Kota Banjarmasin bersama simpatisan, dengan tema "Bersama Umat Tegakkan Khilafah".
Pewarta: Sukarli: Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.