"Musda akan di gelar dalam sehari untuk memilih Ketua IJTI Kalsel dan menyusun program kerja," kata Ketua panitia Musda II Nanik Hayati. Musda II IJTI Kalsel akan digelar dan dibuka Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Resnawan di Hotel Aria Barito Banjarmasin, Sabtu (13/6). Sebelum Musda II yang dihadiri Sekjen IJTI Pusat Jamalul Ihsan tersebut, terlebih dahulu digelar diskusi publik yang dipandu presenter TV One Dita Faizal. Diskusi publik sendiri mengusung tema Mencari Sosok Pemimpin Ideal Kalimantan Selatan dan peran serta Media Televisi pada Pemilukada Serentak. Diskusi publik yang diikuti Insan Pers Kalsel, mahasiswa hingga politikus banua tersebut menghadirkan narasumber Rifqinizamy Karsayuda, Taufik Arbain dan Jamalul Ihsan.
Keberadaan IJTI di Kalimantan Selatan sudah ada sejak 1999 lalu dengan ketua Emir Faizal wartawan SCTV Kalsel. Namun penyegaran salah satu organisasi pers yang mendapat pengakuan dewan pers tersebut baru dilakukan saat ini. Dan 25 orang anggota IJTI Kalsel hasil pendataan terbaru yang akan memutuskan nakhoda baru organisasi tersebut di Kalimantan Selatan. "Hingga saat ini belum nampak siapa yang menjadi kandidat ketua," kata Nanik Hayati yang juga wartawan Trans TV Kalsel tersebut. IJTI Kalsel sendiri mengusung misi meningkatkan profesional dan kemampuan Insan Jurnalis Televisi Banua melalui program pendidikan dan pelatihan. Disamping pendampingan advokasi terhadap anggota yang mendapatkan permasalahan hukum. Tidak hanya memberikan pendidikan terhadap anggotanya, IJTI Kalsel sendiri memiliki program IJTI Mengajar seperti yang sudah mereka lakukan di SMKN 2 Banjarmasin beberapa waktu lalu di bidang broadcasting televisi. Terkait masih adanya anggota yang menjadi bagian dalam organisasi wartawan sejenis di Kalimantan Selatan, diharapkan bisa memilih salah satu organisasi saja yang diikuti, untuk menghindari adanya bentrok kepentingan. "Untuk menghindari bentrok kepentingan di masa depan, semestinya hanya mengikuti satu organisasi wartawan saja apalagi bila menjadi pengurus," tambah Nanik.
Pewarta: Herry Murdy HermawanEditor : Herry Murdy Hernawam
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.