Masyarakat meminta DPRD Kotabaru mendesak Dinas Pekerjaan Umum setempat untuk serius dalam penanganan banjir, karena banjir tersebut mengakibatkan terhambatnya aktivitas masyarakat dan mengakibatkan kerugian harta benda yang cukup besar.

Ketua Komisi III DPRD Kotabaru H Syahiduddin, Sabtu (18/6), meminta Dinas Pekerjaan Umum (PU), melakukan perbaikan atau renovasi ulang terhadap penanganan penanggulangan banjir, khusunya daerah yang sering menjadi langganan banjir, diantaranya, Gang Mawar dan Baharu.

Dia juga meminta Dinas PU dalam menggunakan anggaran untuk penangangan banjir harus dengan konsep yang jelas dan transparan, serta disampaikan kepada masyarakat bahwa dana tersebut memang digunakan untuk keperluan pembangunan.

Bukan itu saja, Dinas PU juga harus menyampaikan laporan kinerjanya kepada DPRD.

Anggota Komii III Samsyuri, juga mendesak Dinas PU menbuat perencanaan dengan merancang saluran pembuangan air, dengan efektif, efisien dan teliti.

Pembuatan saluran irigasi harus memperhitungkan elevasi air laut agar saat terjadi hujan turun, air langsung mengalir ke laut dan tidak sempat menimbulkan banjir di daratan.

Sementara itu, perakilan Dinas PU yang enggan disebutkan namanya mengatakan salah satu penghambat jalan pembuangan banjir adalah adanya pembangunan rumah dengan sistem menguruk jalan di tempat penampungan air. Hms DPRD*C


Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026