Ia mengungkapkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tersebut saat menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (LPPA) Kalsel tahun 2014 pada rapat paripurna DPRD provinsi setempat yang dipimpin Ketuanya Hj Noormiliyani Abrani Sulaiman, di Banjarmasin, Senin.
Berdasar LPPA tersebut, pendapatan daerah Kalsel 2014 sebesar Rp4,793 triliun lebih atau realisasinya mencapai 100,50 persen dari target.
Pendapatan daerah Kalsel 2014 itu antara lain terdiri dari PAD terealisasi Rp2,898 triliun lebih, transfer sebesar Rp1,858 triliun lebih atau hanya mencapai 99,59 persen.
Pendapatan transfer itu bersumber dari Bagi Hasil Pajak, Bagi Hasil Bukan Panjak, Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Penyesuaian.
Kemudian lain-lain pendapatan yang realisasinya sebesar Rp36,100 miliar lebih atau 130,14 persen dari target. Lain-lain pendapatan yang sah tersebut merupakan Pendapatan Hibah dari Badan Organisasi Swasta Dalam Negeri.
Khusus PAD pada APBD Kalsel 2014 terdari Pajak Daerah sebesar Rp2,395 triliun lebih atau 93,76 persen, dan retribusi daerah Rp20 miliar lebih (109,14 persen).
Selain itu, dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp1,1 miliar lebih atau 170,91 persen, dan lain-lain PAD yang sah Rp481,661 miliar lebih atau 159,85 persen.
Untuk belanja daerah berdasar LPPA Kalsel 2014, realisasi Rp4,917 triliun lebih atau hanya 89,24 persen dari yang dianggarkan sebesar Rp5,510 triliun lebih.
Pewarta: Sukarli: Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.