Pemerintah Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan turut menyumbang inovasi dalam menyelamatkan lingkungan melalui sejumlah terobosan yang dijalankan pemerintah daerah setempat.

Bupati Banjar Khairul Saleh di Martapura, Senin (13/6), mengatakan, inovasi yang dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga dan melestarikan lingkungan sehingga terhindar dari kerusakan.

"Pemkab berkomitmen turut menjaga dan melestarikan lingkungan sehingga berupaya mencari terobosan dan inovasi demi penyelamatan lingkungan," ujar bupati di sela-sela peringatan hari lingkungan hidup se-dunia. 

Menurut dia, inovasi yang telah dijalankan adalah pengawasan hutan terpadu yang dilakukan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Banjar untuk menghindari penebangan liar maupun pertambangan liar.

Lembaga teknis itu juga telah menerbitkan Surat Keputusan Bupati Nomor 177 Tahun 2011 tentang Kawasan Percontohan Bebas Sampah sebagai penjabaran Peraturan Daerah Nomor 19 Tahun 2007 tentang Kebersihan Lingkungan.

Inovasi lain yang terus digalakkan adalah mewajibkan setiap CPNS yang baru diangkat untuk menyumbang satu bibit pohon yang ditanam di kawasan strategis di pusat kota sehingga menambah penghijauan dan keasrian.

"Sumbangan bibit pohon dari CPNS yang baru diangkat itu sudah berjalan akhir 2010 dan ke depan akan terus ditingkatkan sehingga membangkitkan kesadaran pegawai untuk peduli terhadap lingkungan," ungkapnya.

Dikatakan, selain terobosan yang bersifat membangun, Pemkab Banjar juga telah menindak tegas individu, kelompok maupun badan usaha yang merusak atau mencemari lingkungan.

Penindakan berupa penjatuhan sanksi sesuai aturan dan ketentuan itu bertujuan memberi efek jera kepada setiap pelaku sehingga mereka menyadari kesalahan dan tidak mengulanginya lagi.

Peringatan hari lingkungan hidup sedunia di Kabupaten Banjar ditandai apel gabungan di halaman Kantor Bupati yang dihadiri seluruh pegawai di lingkungan pemkab setempat.

Kegiatan ditandai penyerahan bibit pohon kepada anggota forum koordinasi pimpinan daerah dan pelepasan beberapa ekor burung merpati dipimpin Bupati Khairul Saleh didampingi Wakil Bupati Ahmad Fauzan Saleh.

Di sela kegiatan, bupati juga menyerahkan penghargaan kepada perusahaan, lembaga atau perorangan yang telah berpartisipasi dan peduli terhadap perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Penghargaan diberikan kepada tokoh masyarakat Mawardi Abbas, dan sejumlah Pimpinan PD Baramarta, Pimpinan PT Wira Megah Profitamas, Pimpinan PT Bun Yamin Residence.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Kepsek SMPN 4 Martapura, Kepala SD Bertaraf Internasional Martapura, nominator penerima Kalpataru nasional atas nama Mat Rozi, Ketua Kelompok Tani Wanita Bunga Matahari Desa Cabi dan petugas kebersihan teladan atas nama Gajali Rahman./zal*C




Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026