Saya bangga bangga, karena Kalsel tetap bertahan sebagai provinsi regilius itu dibuktikan banyaknya pondok pesantren yang berdiri di Bumi Antasari"
Barabai, (Antaranews Kalsel) - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI H Marwan Ja’far kunjungi Kabupaten Hulu Sungai Tengah.


Sebelum singgah ke Pendopo Bupati HST, Marwan singgah terlebih dahulu ke Pondok Pesantren Al Muhajirin serta Ibnu Amin Pemangkih, Kecamatan Labuan Amas Utara untuk melihat Rumah Susun Santri Pemangkih.

Kehadirannya ke Ibnul Amin didampingi Anggota DPR RI H Zairullah Azhar. Rombongan Marwan Ja’far disambut oleh Bupati HST H Harun Nurasid, Abah Pengasuh Pontren Ibnul Amin KH Mukhtar HS serta seluruh dewan guru pondok.

Kurang lebih 2 jam, Marwan sempat berkeliling dan melihat bangunan pondok serta menunaikan ibadah Salat Magrib berjamaah dan menyerahkan bantuan 1 unit computer.

Dari Pemangkih, Marwan Ja’far selanjutnya bertemu muka dengan seluruh Pejabat Kabupaten Hulu Sungai Tengah serta unsur muspida ke Pendopo Bupati HST. Dihadapn ribuan santri, Marwan Ja’far minta kepada penuntut ilmu agama tidak minder dan harus bangga memiliki pondok dan menjadi seorang santri.

 Ia mengakui, saat ini di Kabinet Kabinet Kerja 2014–2019 juga diisi paling tidak 8 orang yang latar belakangannya dari santri. Artinya, santri sekarang sudah lebih terhormat karena dipercaya duduk di pemerintahan.

"Saya bangga bangga, karena Kalsel tetap bertahan sebagai provinsi regilius itu dibuktikan banyaknya pondok pesantren yang berdiri di Bumi Antasari",ucapnya,

Sedangkan Guru Arsyad yang mewakili Abah Pengasuh merasa bangga karena menteri mau singgah ke Ibnul Amin. harapannya, dengan kehadiran menteri ke Ibnul Amin, nama Pondok makin besar serta diakui oleh seluruh umat.

Sejak berdiri pada 1958, ujar Guru Arsyad, Ibnu Amin buka cabang yaitu Pontren Al Muhajirin yang berjarak sekitar 2 km dari pondok induk dengan areal seluas 60 hektare.

Pewarta: Fathurrahman
Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026