Bahkan IKLH Kalsel terburuk untuk provinsi di Pulau Kalimantan,"Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Panitia Khusus III DPRD Kalimantan Selatan yang membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawab Kapala Daerah setempat, menilai pemerintah provinsi tersebut gagal menyelamatkan kelestarian lingkungan di wilayah yang luasnya sekitar 37.000 kilometer persegi itu.
Ketua Panitia Khusus (Pansus) tersebut Ibnu Sina mengungkapkan itu di Banjarmasin, Kamis, sebagai salah satu hasil bahasan terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kalsel tahun 2014 dan akhir masa jabatan 2010-2015.
Pasalnya, ungkap Ketua Pansus III bidang pembangunan dan infrastruktur itu, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Kalsel anjlok atau berada pada urutan 27 dari seluruh provinsi di Indonesia.
"Bahkan IKLH Kalsel terburuk untuk provinsi di Pulau Kalimantan," lanjut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut yang juga alumnus Universitas Lambang Mangkurat (Unlam) yang kampus di Banjarbaru itu.
Dalam lima tahun terakhir potret lingkungan hidup provinsi yang terdiri atas 13 kabupaten/kota ini indikatornya (IKLH) terus melorot dari posisi 22 pada 2012 ke urutan 26 tahun lalu, dan kini rangking 27 secara nasional.
Terkait menurunnya IKLH tersebut, ujar anggota DPRD Kalsel tiga periode dari PKS itu, dewan segera merampungkan usul Raperda tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup (PLH) sebagai payung hukum untuk mengantisipasi meluasnya kerusakan lingkungan.
Wakil rakyat yang menyandang gelar sarjana perikanan dan magister bidang lingkungan itu Kecewa dengan kinerja eksekutif/Pemprov Kalsel yang kelihatannya tidak mampu menyelamatkan kondisi lingkungan provinsi setempat, dan gagal mendongkrak IKLH.
Faktor krusial penyebab menurunnya IKLH itu, menurut dia, antara lain kebijakan alih fungsi lahan serta maraknya aktivitas pembukaan usaha pertambangan, sementara pemerintah terkesan tak berdaya mendesak penambang melakukan kewajiban mereklamasi pasca tambang.
Karena itu pula, Pansus akan merekomendasikan kepada Pemprov untuk mengambil langkah konkrit mengatasi persoalan lingkungan tersebut, antara lain agar segera melakukan audit lingkingan, demikian Ibnu Sina.
Pewarta: Syamsudin HasanEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.