Dijelaskan, dua bagian wilayah kota efektif kota dan dua bagian wilayah kota penunjang," kata M Rizali, di Tanjung, Senin (30/5).
Masing-masing bagian wilayah kota (BWK) memiliki pusat pelayanan kota (PPK) seperti pusat perkantoran serta kawasan pengembangan baru.
Sedangkan untuk pusat pelayanan lingkungan (PPL) terdiri atas kawasan pasar Kapar serta stadion, pembatasan Kecamatan Murung Pudak.
"Tujuan pengembangan kota Tanjung yakni sebagai pusat pelayanan jasa, pemerintahan, agroindustri dan pertambangan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan," jelas Rizali lagi.
Untuk penyusunan rencana induk perkotaan, Bappeda Tabalong melibatkan konsultan asal Jakarta, PT Gafa Multi Consults.
Dalam rencana pengembangan kawasan perkotaan Kota Tanjung, ujar Panca Y, selaku pimpinan PT Gafa Multi Consultans, mencakup rencana struktur ruang kota, pembagian kluster dan blok kota, peruntukan blok, pengembangan transportasi kota, jaringan jalan hingga sistem angkutan umum.
"Berdasarkan hasil evaluasi terdapat blok kawasan delapan, yaitu kawasan pusat pemerintah skala regional, pusat pelayanan sarana umum, sosial serta perdagangan," kata Panca menjelaskan.
Rencana tapak di kawasan prioritas yang akan dikembangkan terdiri atas pusat pemerintahan, perdagangan/jasa, pemukiman, fasilitas rumah sakit dan Islamic center, ruang terbuka hijau serta terminal./mia*C
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.