“Jumlah lahan pertanian yang terkena dampak banjir berjumlah 4.793 herktar. Dari jumlah itu pemerintah kabupaten memberikan bantuan bibit sebanyak 25 kilogram per hektar, dan pupuk,†ujar H Sukamta, di Pelaihari, Senin (23/2).
Menurutnya, total bantuan yang dikucurkan kepada petani yang terkena dampak banjir tersebut sebesar Rp 1,5 miliar.
Selain bantuan bibit, sebut dia, pemerintah kabupaten juga memperbaiki sekolah yang rusak akibat banjir, baik itu gedung sekolah maupun sarana dan prasarananya.
“Kita juga akan meninggikan dan meyiring halaman sekolah agar tidak tergenang air,†terangnya.
Diutarakannya, saat ini pemerintah kabupaten telah memberikan bantuan buku tulis untuk proses belajar mengajar bagi murid yang terkena dampak banjir.
Lebih lanjut dia mengemukakan, berkaitan dengan infrastruktur jalan dan sistem pengairan, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tanah Laut pada tahun 2015 melalui APBD akan melakukan normalisasi Sungai Rasau dan membuat aliran sungai baru.
“Aliran sungai baru itu dari Teluk Baputik tembus ke muara laut. Harapannya air yang datang dari Kecamatan Bati-Bati dapat langsung mengalir ke laut,†tegasnya.
Pewarta: AriantoEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.