"Kami menjamin kemudahan setiap investor yang ingin menjalankan usahanya, silakan investor menanamkan investasinya," katanya di Banjarbaru, Sabtu.
Menurut dia, jaminan kemudahan yang diberikan berupa permohonan izin yang tidak akan dipersulit sepanjang seluruh syarat dan ketentuan dipenuhi.
Pihaknya sudah menginstruksikan seluruh aparatur dibidang perizinan baik dikelurahan, kecamatan maupun dinas teknis untuk memberikan kemudahan kepada setiap investor.
"Jika saat berurusan dipersulit atau diminta menyediakan sejumlah uang, silakan melapor dan setiap laporan akan ditindaklanjuti termasuk memberikan sanksi kepada oknum pegawai yang terlibat," katanya.
Pihaknya juga sudah menetapkan besaran tarif atau retribusi atas perizinan yang diperlukan sehingga pemohon tidak perlu khawatir dan takut dikenakan biaya tinggi atas pengurusan izin
Perizinan secara khusus ditangani Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) yang menerbitkan surat izin setelah permohonan mendapat rekomendasi dari dinas dan instansi terkait yang mengawasinya.
"Besaran retribusi sudah dituangkan dalam peraturan daerah sehingga jika diminta membayar biaya perizinan lebih besar dari retribusi yang ditetapkan, silakan dilaporkan," kata wali kota.
Selain memberikan jaminan kemudahan bagi investor, pihaknya juga selalu berkoordinasi dengan jajaran kepolisian untuk menciptakan suasana tenang dan kondusif di tengah lingkungan masyarakat.
"Sejauh ini, suasana Kota Banjarbaru tenang dan kondusif berkat kerja sama dengan kepolisian sehingga kami berharap situasi kini semakin menarik minat investor," kata dia.
Ia menambahkan, Pemkot Banjarbaru membuka peluang seluas-luasnya bagi investor untuk menanamkan modal dan berusaha, apalagi masih banyak kawasan di kota ini yang bisa dikembangkan sebagai tempat usaha.
Salah satu kawasan pengembangan adalah Kecamatan Landasan Ulin dan Liang Anggang yang berpotensi dijadikan kawasan industri, perdagangan dan jasa sesuai salah satu visi kota ini.
Kota Banjarbaru yang berjarak sekitar 35 kilometer dari ibu kota Provinsi Kalsel, Banjarmasin, memiliki visi sebagai kota mandiri dan terdepan melalui empat dimensi.
Empat dimensi itu adalah sebagai kota pemerintahan, pendidikan, permukiman dan kota industri, perdagangan dan jasa. Seluruh potensi itu masih terbuka untuk dikembangkan.(zal/A)
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.