Pelaihari,  (Antaranews Kalsel) - Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan mengungkapkan, pihaknya dalam tahun anggaran 2015 mengusulkan pembangunan 11 ruas jalan setempat ke pemerintah pusat.


Pembangunan 11 ruas jalan tersebut dalam upaya mendukung pelabuhan laut di Swarangan Kecamatan Jorong yang saat ini masih dalam tahap pembangunan, ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tanah Laut (Tala) Ir Wiyanto di Pelaihari (ibu kota kabupaten, 65 kilometer timur Banjarmasin), Senin.

"Dengan adanya 11 ruas jalan tersebut diharapkan dapat membantu kelancaran arus lalu lintas dari pelabuhan laut Swarangan (125 kilometer timur Banjarmasin) menuju kabupaten lain di Kalimantan Selatan," terangnya.

Sementara pembangunan pelabuhan laut Swarangan yang berada di selatan Kalsel dan menghadap Laut Jawa itu bagian dari upaya penguatan dan mendukung kegiatan kalautan atau nusantara Indonesia.

"Apalagi, Tala juga memiliki potensi sumber daya kelautan, disamping sumber daya alam lain yang bisa menjadi komoditas ekspor, seperti bidang perkebunan dan bahan galian berupa tambang batu bara," tambahnya.

Usulan tersebut saat ini sudah masuk ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tanah Laut (Tala), untuk selanjutnya diusulkan ke pemeritah pusat, ungkapnya.

Ia menjelaskan, selain usulan pembangunan 11 ruas jalan baru di "Bumi Tuntung Pandang" Tala pada tahun 2015 Dinas Pekerjaan Umum (DPU) setempat melakukan perbaikan dua ruas jalan.

"Dua ruas jalan yang akan diperbaiki melalui anggaran dana alokasi khusus (DAK) 2015 itu, Tambang Ulang - Martadah dan Martadah - Bentok Kampung," jelasnya.

Wuryanto berharap, dengan membaiknya kondisi jalan di dua ruas jalan tersebut dapat pula membantu kelancaran arus lalu lintas bagi masyarakat setempat.

"Kita berharap kedua ruas jalan tersebut dapat membantu kelancaran arus lalu lintas, baik dari arah Martadah menuju Tambang Ulang atau dari Martadah menuju Bentok Kampung," tegasnya.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum setempat Ir Muhardin menambahkan, perkiraan dana untuk 11 ruas jalan tersebut memerlukan triliunan rupiah.

"Khusus untuk jalan lingkar dalam Ambungan menuju Tajau Pecah dan Ambungan menuju Sarang Halang diperkirakan memerlukan dana sebesar Rp1,2 triliun," tandasnya.


Pewarta: Arianto
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026