Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Harga rata-rata gabah kualitas kering panen di tingkat petani di Kalimantan Selatan pada Desember 2014 tercatat Rp5.541,66/kg atau naik 10,29 persen dibandingkan November 2014.


"Kenaikan harga gabah pada Desember 2014 jauh lebih tinggi dari kenaikan November 2014 yang ketika itu 5,96 persen dibandingkan Oktober 2014," kata Kepala Badan Pusat Statistik Kalimantan Selatan Dyan Pramono Effendy di Banjarmasin, Jumat.

Ia memperkirakan naiknya harga gabah kualitas GKP di provinsi yang terdiri atas 13 kabupaten/kota tersebut, mungkin karena sudah lama musim panen, dan seiring tibanya musim penghujan pada Desember 2014, sehingga sulit menjenur padi.

Selain itu, karena tingkat produktivitas padi pada beberapa sentra pertanian di Kalsel yang kurang menggembirakan atau mengalami penurunan," ujarnya.

Pada November 2014 harga gabah kualitas GKP di tingkat petani Kalsel Rp5.024,58/Kg menjadi Rp5.541.66/Kg pada Desember 2014, ungkapnya kepada wartawan di Banjarmasin.

Sementara harga gabah pada tingkat penggilingan di Kalsel Desember 2014 Rp5.646,68 atau naik 10,04 persen dibandingkan November 2014 di Kalsel. Ia menambahkan, pada tingkat petani, harga gabah tertinggi berasal dari gabah kualitas GKP varietas Siam Rukut senilai Rp8.000/Kg terdapat di Kecamatan Beruntung Baru (40 km timur Banjarmasin), Kabupaten Banjar.

Sedangkan harga terendah dari gabah kualitas GKP varietas Ciherang Rp4.300/Kg terdapat di Kecamatan Batu Mandi (220 utara Banjarmasin), Kabupaten Balangan.

Pantauan harga gabah di Kalsel Desember 2014 berdasarkan komposisi jumlah observasi pada 64 transaksi (sebelumnya/Oktober) 73 transaksi pada sepuluh kabupaten didominasi GKP.

Sepuluh kabupaten yang merupakan produsen gabah di Kalsel itu meliputi Tala, Banjar, Batola, Tapin, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Hulu Sungai Tengah (HST), Hulu Sungai Utara (HSU), Tabalong, Tanah Bumbu (Tanbu), dan Kabupaten Balangan.

Sementara harga pembelian pemerintah (HPP) Desember 2014 di tingkat petani dan penggilingan di Kalsel tidak berbeda dengan bulan-bulan sebelumnya (Juli - November 2014) masing-masing Rp3.300/Kg dan Rp3.350/Kg.

  Dari HPP Desember 2014 tersebut berarti selisih harga rata-rata di tingkat petani sebesar Rp2.241,65/Kg dan di penggilingan Rp2.296,68/Kg.   

Pewarta: Syamsuddin Hasan
Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026