Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, hingga akhir Oktober 2014 mencapai Rp182,30 miliar atau 90,80 persen dari target APBD Perubahan 2014.


"Realisasi PAD Banjarmasin sudah mencapai 90,80 persen hingga Oktober 2014 atau mencapai Rp182,30 miliar dari target pada APBD Perubahan 2014 senilai Rp200,76 miliar lebih," ujar Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Banjarmasin, H Khairil Anwar di Banjarmasin, Selasa.

Ia menuturkan pihaknya masih mengejar sisa sebesar hampir Rp18,47 miliar agar target selama 2014 sebesar Rp200,76 miliar lebih dapat tercapai.

Khairil Anwar optimistis dalam sisa waktu sekitar dua bulan sebelum tahun 2014 berakhir, pihaknya dapat memenuhi kekurangan penerimaan PAD sebanyak 9,20 persen itu.

Selain itu, lanjutnya, bagian dana perimbangan dari pemerintah pusat sudah mencapai 84,81 persen atau terealisasi Rp764,89 miliar lebih dari target Rp901,91 miliar lebih.

Sedangkan pemasukan PAD dari lain-lain pendapatan daerah yang sah mencapai 70,57 persen atau mencapai hampir Rp299,35 miliardari target Rp424,18 miliar lebih.

Khairil menerangkan total keseluruhan realisasi penerimaan di instansinya hingga Oktober 2014 sebanyak hampir Rp1,25 triliun atau 70,57 persen dari target hampir Rp1,53 triliun.

Mengenai target PAD Banjarmasin untuk 2015, Khairil mengatakan belum ada keputusan final untuk target tahun tersebut, hanya saja, diprediksi mengalami kenaikan dari target PAD 2014 antara 10 persen hingga 15 persen.

  Ia menjelaskan, Pemkot Banjarmasin melalui instansinya sudah menerima dana bagi hasil cukai rokok sebesar Rp7 miliar, yang juga menambah pendapatan kota setempat.   

Pewarta: Hasan Zainuddin
: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026