Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan terpilih sebagai kota pemekaran terbaik nasional karena memenuhi beberapa indikator sebagai kota atau daerah pemekaran yang ditetapkan.

Wakil Gubernur Kalimantan Selatan yang juga mantan Walikota Banjarbaru Rudy Resnawan di Banjarmasin, Selasa mengatakan, salah satu indikator terpilihnya kota Banjarbaru sebagai kota pemekaran terbaik karena kesejahteraan masyarkat yang meningkat.

Peningkatan kesejahteraan tersebut terjadi, tambah dia, karena pembangunan infrastruktur terutama jalan hampir di seluruh pelosok kota tersebut cukup bagus.

"Pembangunan jalan yang memadai, membuat mobilitas warga jauh lebih cepat dan mudah, sehingga mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi," kata Rudy ditemui usai pelantikan pejabat Eselon III dan IV Pemprov Kalsel, Selasa di Aula Abdi Persada.

Selain itu, kata dia, pelayanan pemerintah terhadap masyarakat juga dinilai cukup bagus, antara lain dengan diberlakukannya perizinan satu pintu untuk masuknya investasi.

Sejak beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kota Banjarbaru juga telah menerapkan lelang proyek dengan penggunaan sistem elektronik untuk menghindari praktik-praktik yang tidak semestinya.

Indikator lain yang tidak kalah penting, tambah Rudy, adalah sumber daya manusia yang cukup berkualitas dan berpendidikan sehingga mudah mengarahkan untuk mendorong pembangunan.

Di Kalsel terdapat tiga daerah pemekaran yaitu, Kota Banjarbaru sebelumnya bergabung dengan Kabupaten Banjar, kemudian Kabupaten Balangan yang sebelumnya bergabung dengan Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Terakhir yaitu, Kabupaten Tanah Bumbu yang sebelumnya bergabung dengan Kabupaten Kotabaru.

Khusus Kotabaru maupun Tanah Bumbu, kendati terpisah pertumbuhan ekonominya masih cukup stabil, karena kedua wilayah merupakan daerah yang dikarunia sumber daya alam melimpah.

Begitu juga dengan Banjarbaru dan Kabupaten Banjar, kedua daerah bisa tumbuh dengan baik karena keduanya sama-sama memiliki potensi perekonomian yang cukup memadai.

Kondisi tersebut berbeda dengan HSU setelah ditinggalkan Balangan, pemerintah daerahnya relatif "terpuruk" karena minimnya sumber daya alam.

Bahkan, HSU kini tercatat sebagai satu dari dua kabupaten termiskin di Kalsel.

Sedangkan Balangan, yang merupakan daerah kaya sumber daya alam, dinilai lebih maju dibanding sebelumnya.(B)


Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026