Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan DPRD Kalimantan Selatan H. Muhaimin mengatakan Pemerintah Kabupaten Banjar tidak mampu membebaskan lahan untuk jalan penghubung ke Jembatan Martapura Lama, Martapura I dan Martapura II.

"Pemkab Banjar tidak mampu membebaskan lahan sehingga tidak usah malu mengajukan permohonan bantuan kepada Pemprov  Kalsel," katanya di Banjarmasin, Senin.

Ia meminta, Bupati Banjar bersikap ksatria untuk mengakui ketidakmampuan dalam pembiayaan tersebut.

"Pemprov Kalsel juga kemungkinan akan kesulitan mempertimbangkan memberi bantuan, tanpa permohonan tertulis dari pihak kabupaten. Sebab tanpa permohonan tertulis bisa dipersalahkan Badan Pengawas Keuangan," lanjut anggota Komisi III bidang pembangunan dan infrastruktur DPRD Kalsel.

Menurut dia, dengan surat permohonan kepada provinsi dengan alasan ketidakmampuan anggaran daerah maka bisa mempercepat pembebasan lahan untuk Jembatan yang berada 41 kilometer utara Banjarmasin itu.

"Hal itu dimaksudkan agar jangan ada kesan pembangunan Jembataran Martapura Lama serta jembatan kembar yang cukup strategis tersebut mubazir karena tidak berfungsi secara maksimal," katanya.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kalsel, H.M Arsyadie menyatakan, permasalahan pembebasan lahan untuk oprit Jembatan Martapura Lama serta jembatan kembar itu kemungkinan diambil alih pemprov.

"Tapi pengambilalihan itu tergantung kebijakan gubernur serta kesediaan Pemkab Banjar mengajukan permohonan bantuan secara tertulis kepada gubernur/Pemprov Kalsel," tandasnya.

Berdasarkan nota kesepahaman antara Pemkab Banjar dan Pemprov Kalsel, untuk pembebasan lahan menjadi tanggung jawab Pemkab setempat, demikian Arsyadie.

Rencana semula pembangunan Jembatan Martapura Lama senilai Rp6 miliar lebih sebagai alternatif sementara buat arus lalu lintas angkutan dari/ke Banjarmasin - daerah hulu sungai atau "Banua Enam" Kalsel hingga provinsi tetangga Kaltim dan kota-kota pedalaman Kalteng.

Berdasarkan penelitian Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin, jembatan lama yaitu Jembatan Martapura I dan II tinggal beberapa bulan lagi runtuh, namun sampai bertahun-tahun atau sampai saat ini masih kokoh berdiri dan berfungsi dengan baik.

Sedangkan pembangunan jembatan kembar yang secara fisik sudah selesai, juga untuk lebih memperlancar arus lalu lintas dari/ke Banjarmasin - Banua Enam sampai provinsi tetangga.(Shn/A)


Editor : Abdul Hakim Muhiddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026