Berdasarkan peraturan perundang-undangan serta ketetapan hasil Pemilu legislatif (Pileg) 2014,
Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Ketua sementara DPRD Kalimantan Selatan Hj Noormiliyani AS mengumumkan calon pimpinan definitif lembaga legislatif tingkat provinsi tersebut untuk masa jabatan tahun 2014 - 2019 dalam rapat paripurna internal, di Banjarmasin, Kamis.

Calon pimpinan definitif DPRD Kalsel itu terdiri atas ketua dan tiga wakil ketua yang diisi dari partai politik (parpol) pemenang Pemilihan Umum (Pemilu) legislatif tahun 2014, sebagaimana hasil penghitungan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) setempat.

"Berdasarkan peraturan perundang-undangan serta ketetapan hasil Pemilu legislatif (Pileg) 2014, untuk Kalsel atau berhak menduduki pimpinan DPRD tingkat provinsi tersebut urutan pertama Partai Golkar," ungkap ketua sementara ketua dewan itu.

Kemudian Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), lanjutnya didampingi wakil ketua sementara DPRD Kalsel H Muhaimin SH MH MKn.

Calon pimpinan definitif DPRD Kalsel itu, untuk jabatan ketua Noormiliyani (Partai Golkar), wakil-wakil ketua masing-masing Muhaimin (PDI-P), Asbullah AS, SH (PPP), dan H Hamsyuri SH (PKB).

Para calon pimpinan sementara itu segera disampaikan kepada Menteri Dalam Negari (Mendagri) melalui Gubernur Kalsel, untuk mendapatkan Surat Keputusan (SK).

"Kita berharap, SK tentang pimpinan definitif DPRD Kalsel masa jabatan 2014 - 2019 dari Mendagri segera keluar, sehingga Dewan kita bisa bekerja maksimal," ujar ketua sementara sebelum memimpin rapat paripurna internal tersebut.

"Sebab tanpa pimpinan definitif, kinerja DPRD Kalsel menjadi terkendala," tambah Muhaimin, anggota legislatif tingkat provinsi tersebut yang memasuki empat periode dari PDI-P itu.

Parpol yang berhasil meriah 55 kursi/keanggotaan DPRD Kalsel dari hasil Pileg April lalu, yaitu Partai Golkar 13, PDI-P delapan, PPP tujuh, serta PKB dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) masing-masing enam.

Selain itu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) lima, Partai Demokrat empat, Partai Nasional Demokrat (NasDem) tiga, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dua dan Partai Amanat Nasional (PAN) satu.


Pewarta: Syamsuddin Hasan
: Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026