Oleh Syamsuddin Hasan

Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - DPRD Kalimantan Selatan melalui Komisi IV bidang kesra bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi provinsi setempat bermaksud mempelajari ketenagakerjaan Sumatera Utara.


"Kita mau pelajari ketenagakerjaan di Sumatera Utara (Sumut), apa masalah yang mereka hadapi dan bagaimana cara mengatasi atau solusinya," ujar anggota Komisi IV DPRD Kalsel H Asmara Yanto, sebelum studi banding di Sumut, Selasa.

"Mungkin ada hal-hal yang perlu kita pelajari sebagai masukan buat mengantisipasi munculnya berbagai masalah ketenagakerjaan di daerah kita, serta cara penanggulangan," ujar politisi Partai Bintang Reformasih (PBR) itu.

Politisi PBR yang pindah ke Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) pada Pemilu legislatif 2014 itu berharap, dari hasil studi banding tersebut dapat menekan permasalahan ketenagakerjaan di Kalsel pada masa-masa mendatang.

"Permasalahan tersebut baik yang berkaitan keselamatan/kecelakaan kerja maupun pemutusan hubungan kerja (PHK)," ujar wakil rakyat menyandang gelar sarjana hukum itu menjawab Antara Kalsel.

"Hal lain yang harus perhatian bersama, yaitu permasalahan yang berhubungan angkatan kerja atau pengangguran, dan ketersediaan lapangan kerja, sehingga bisa menekan permasalahan sosial," lanjut anggota DPRD Kalsel dua periode itu.

Menurut dia, penanganan permasalahan ketenagakerjaan juga menjadi tanggung jawab bersama, bukan semata-mata dari pemerintah, baik dalam penyediaan lapangan kerja maupun segi lainnya.

"Oleh karena itu sesuai ketentuan tentang keterbukaan informasi, baik pemerintah maupun swasta harus memberitahukan lowongan atau kesempatan kerja seluas-luasnya kepada publik," demikian Asmara Yanto.

Bersamaan kunjungan kerja (kunker) Komisi IV DPRD Kalsel ke luar daerah, yang dijadwalkan 1 - 3 September 2014, komisi-komisi lain di lembaga legislatif tingkat provinsi tersebut juga melakukan kegiatan serupa, tapi dengan sasaran dan tujuan daerah yang berbeda.

Seperti Komisi I bidang hukum dan pemerintahan DPRD Kalsel mengunjungi Perwakilan Pemprov setempat di Jakarta. Komisi II bidang ekonomi dan keuangan, serta Komisi III bidang pembangunan dan infrastruktur, sama-sama ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Walau sama-sama ke DIY, fokus materi Komisi II DPRD Kalsel dalam studi banding tersebut mengenai kepariwisataan dan ekonomi kreatif, ujar wakil ketua komisi itu Hermasyah .

  Sedangkan Komisi III DPRD Kalsel tukar pendapat dan pengalaman dengan DPRD DIY terkait tugas dan fungsi komisi, ungkap anggota komisi tersebut Rakhmat Nopliardy.    


: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026