Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Wakil Ketua DPRD Kalimantan Selatan H Riswandi mengungkapkan, peruntukan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) provinsi setempat tahun 2014 pada dua fokus, disamping aspek lain.
"Dua fokus itu, untuk membangun jembatan Pulau Laut - daratan Pulau Kalimantan," ujar usai rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kalsel bersama eksekutif/pemerintah provinsi (Pemprov) setempat dengan agenda pembahasan APBD-P 2014, di Banjarmasin, Senin.
"Kemudian untuk memenuhi anggaran yang sudah merupakan `madatory budget` seperti bidang pendidikan sebesar 20 persen dari APBD, dan kesehatan 14 persen dari APBD tahun berjalan," lanjut Wakil Ketua DPRD Kalsel yang juga Wakil Ketua Banggar tersebut.
Ia mengungkapkan, rencana APBD-P Kalsel 2014 yang sedang dalam pembahasan Banggar itu terdiri atas pendapatan Rp4.808.542.711.000,00 dan belanja Rp5.504.944.520.564,00.
"Untuk pendapatan daerah pada RAPBD-P Kalsel 2014 secara keseluruhan mengalami kenaikan Rp107.216.698.000,00 atau 2,28 persen dibandingkan dengan pendapatan pada APBD Murni 2014," ungkapnya.
Namun khusus pendapatan asli daerah (PAD) Kalsel dalam RAPBD- 2014 terjadi penurnan 1,84 persen dibandingkan PAD pada APBD Murni provinsi setempat pada tahun 2014.
Menurut penuturan Kepala Dinas Pendapatan (Dispenda) Kalsel, lanjutnya, penurunan PAD pada RAPBD-P 2014 tersebut, karena menurunkan penerimaan dari pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor (PKB & BBNKB).
"Menurunya PKB & BBNKB tersebut, juga dikarenakan berdasarkan data Dispenda Kalsel 2014 ada penurunan pembelian kendaraan bermotor di provinsi yang terdiri atas 13 kabupaten/kota ini," tuturnya mengutip keterangan Dispenda setempat.
Kecuali itu, lanjut anggota DPRD Kalsel yang memasuki tiga periode tersebut, pada RAPBD-P 2014 provinsi setempat dana perimbangan yang mengalami kenaikan dibandingkan APBD Murni 2014.
Dana perimbangan pada APBD Murni 2014 sebesar Rp1.374.100.536.000,00 menjadi Rp1.531.315.476.000,00 pada RAPBD-P 2014 atau naik 11,44 persen, ungkap mantan pegawai Depertemen Keuangan RI itu.
Selain itu, yang mengalami kenaikan dalam RAPBD-P Kalsel 2014 yaitu lain-lain pendapatan daerah yang sah dari Rp351.631.760.000,00 di APBR Murni 2014 menjadi Rp356.333.690.000,00 pada RAPBD-P 2014, demikian Riswandi.
Pada kesempatan terpisah Sekdaprov Kalsel HM Arsyadi menyatakan, pembahasan RAPBD-P 2014 provinsinya sudah rampung dan memahami keinginan atau aspirasi yang tumbuh dan berkembang di DPRD provinsi setempat, terutama Banggar.
"Aspirasi dari Banggar tersebut agar dalam RAPBD-P Kalsel 2014 sudah ada penganggaran terhadap rencana pembangunan jembatan yang menghubungkan Pulau Laut - daratan Pulau Kalimantan," tuturnya usai mengikuti rapat pembahasan RAPBD-P 2014 itu.
 "Oleh sebab itu, dalam RAPBD-P Kalsel 2014 alokasi untuk pembangunan jembatan Pulau Laut - Pulau Kalimantan tersebut sebesar Rp80 miliar, dan kita berharap tahun 2015 sudah memulai pembangunan dengan peletakan batu pertama," demikian Arsyadi.  Â
: Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.