Kepala bidang pariwisata, Dinas sosial dan pariwisata Tabalong, Kalimantan Selatan, Drs Bahruddin, mengatakan salah satu obyek wisata religi, makam Syekh Ad Durrun Nafis di Desa Binturu Kecamatan Kelua perlu dikembangkan.


Ditemui di Tanjung, Selasa, Bahrudin mengatakan, lokasi wisata tersebut, selain minim fasilitas, akses jalan menuju ke makam sepanjang 6 kilometer kondisinya rusak dan sempit.

“Sebagai salah satu tujuan wisata religi, keberadaan makam Syekh Ad Durrun Nafir di Desa Binturu sudah cukup populer hingga ke luar Tabalong,  karena itu perlu dikembangkan seperti perbaikan jalan dan penambahan fasilitas wisma," jelas Bahruddin.

Bahruddin mengungkapkan tiap bulan jumlah pengunjung mencapai 3.000 orang baik berasal dari wilayah Tabalong maupun kabupaten lain seperti Hulu Sungai Utara (HSU) dan Hulu Sungai Tengah (Barabai).


Karena termasuk dalam program tujuan wisata religi di Kalimantan Selatan, Dinas pariwisata provinsi Kalsel bersama himpunan pariwisata Indonesia dan pengusaha perhotelan pun akan  meninjau langsung Makan Syekh Nafis.


"Dinas pariwisata propinsi punya program pola perjalanan wisata religi, salah satunya makam Syekh Nafis disamping makam guru Sekumpul dan Kelampaian," tambahnya.(mia)






Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026