Kepala BPS Kabupaten Tapin Haderan Alkifli, Selasa (26/4) mengungkapkan, saat ini pihaknya berkoordinasi dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di daerah itu, dinas peternakan dan perikanan Tapin.
Sejak awal April, kegiatan SPSK telah merekrut dan melatih petugas.
Petugas yang akan diturunkan kali ini sebanyak 126 orang yang terdiri dari berbagai kalangan dan profesi, seperti guru, dan anggota lembaga swadaya msyarakat.
"Sensus ternak tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya," terangnya.
Karena sensus hewan nantinya dilakukan secara lebih luas, yakni mendatangi setiap rumah yang memiliki ternak sapi dan kerbau.
Adapun pendataan yang dilakukan meliputi, perkembangan ternak, mulai dari awal pembenihan hingga penjualan.
Dari data tersebut akan diketahui seberapa besar tingkat perkembangan populasi ternak sapi dan kerbau di Tapin, serta pengaruhnya terhadap kesejahteraan masyarakat.
Untuk memperlancar kegiatan ini, Haderan menghimbau masyarakat mendukung dan memberikan informasi yang sebenar-benarnya guna keakuratan data.*C
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.